Berita

Irjen Pol Agus Andrianto/RMOLSumut

Nusantara

Usut Alih Fungsi Lahan, Polisi Dituding Lakukan Kriminalisasi

SENIN, 04 FEBRUARI 2019 | 03:16 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

. Pengusutan kasus alih fungsi hutan lindung oleh Kepolisian Daerah Sumatera Utara terhadap PT.Anugerah Langkat Makmur (ALAM) merupakan bentuk penegakkan hukum atas pelanggaran yang terjadi. Tidak ada kriminalisasi.

“Kita tetap pada ketentuan yang berlaku. Kami pastikan itu bentuk penegakan hukum atas pelanggaran yang terjadi,” terang Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Agus Andrianto dilansir RMOLSumut.

Untuk itu, lanjut Kapolda, diminta kepada semua pihak agar tidak melempar tudingan bahwa pengusutan terhadap PT.ALAM kepolisian melakukan kriminalisasi.


"Pengertian kriminalisasi itu apa? Kriminalisasi itu kalau anda misalnya tidak pernah berbuat masalah, lantas saya membuat sebuah skenario masalah untuk menjerat anda, itu baru namanya kriminalisasi," jelas Agus Andrianto saat ditemui disela pembukaan Kejurnas Panjat Tebing Piala Kapolda Sumut Cup 2019, di Mako Brimob, Medan, Minggu (3/2).

Bukan hanya menanggapi soal tudingan adanya kriminalisasi dalam kasus tersebut. Agus juga meminta agar tidak ada pihak yang mengaitkan proses penegakan hukum tersebut sebagai sebuah hal yang memicu gejolak di Sumatera Utara. Apalagi menyebutnya melukai umat Islam.

"Lah hubungannya apa?. Saya juga beragama Islam. Jangan buat agama itu menjadi semacam hak privileges perorangan," tegasnya.

Agus memastikan pihaknya akan tetap berjalan sesuai dengan koridor aturan yang ada. Sebagai instansi penegak hukum, seluruh proses yang mereka lakukan menurutnya hanya mengacu pada penegakan hukum

"Ada pelanggaran aturan yang diduga dilakukan oleh tersangka D, dan ada aturan yang harus ditegakkan disana," pungkasnya.[yls]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya