Berita

Romahurmuzy bersama Mbah Moen dan Presiden Jokowi/Net

Politik

Romi Ngawur Intervensi Doa Mbah Moen

MINGGU, 03 FEBRUARI 2019 | 17:53 WIB | LAPORAN: WISNU YUSEP

Sikap Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan versi Muktamar Pondok Gede, Romahurmuziy yang meminta KH Maimoen Zubair merevisi doa merupakan tindakan "ngawur".

"Memaksakan ulama untuk mendoakan pilihan politiknya, Romi telah melakukan hal yang mustahil, dan suatu fenomena yang tak lazim di dalam berpolitik praktis," kata Ketua Divisi Hukum Persaudaraan Alumni 212, Damai Hari Lubis kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (3/2).

Selaku Ketua Umum PPP, kata dia, tindakan Romi tidak beradab. Terlebih, Mbah Moen merupakan ulama sepuh dan karismatik.
 

 
"Sekelas ketua umum partai, kok bisa-bisanya melakukan pemaksaan agar Jokowi didoakan sebagai pemenang dalam pemilu capres," ujar Koordinator Pelapor Bela Islam ini.

Atas kejadian ralat doa itu, dia menganggap, kualitas Romi dalam berpolitik terlihat tidak bermutu. Apalagi, masalah doa bisa dipolitisir. "Padahal permintaan doa dan yang mendoakan haruslah secara iklas," katanya.

"Jadi doa yang dimintakan Romi adalah doa politik, politik yang tak berkualitas atau politik ngawur," ujar dia.[wis]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia, Ini Rekor Statistiknya

Minggu, 27 September 2026 | 02:22

Tak Peduli Teman, Prabowo Tegas Sikat Pencuri Duit Negara

Minggu, 27 September 2026 | 02:02

Di Balik Kemudahan QRIS, Merchant Tetap Wajib Terima Tunai

Minggu, 27 September 2026 | 01:46

Gugatan Denny Indrayana Cs Untungkan Seluruh Parpol di DPR

Minggu, 27 September 2026 | 01:20

Pemerintah Jangan Pukul Rata Evaluasi IUP

Minggu, 27 September 2026 | 01:07

Emas Rahmat Bawa Indonesia Lompat ke Posisi 14

Minggu, 27 September 2026 | 00:35

Kowani Apresiasi Penegasan Menteri Hukum soal SK Kepengurusan

Minggu, 27 September 2026 | 00:17

Rahmat Erwin Abdullah Persembahkan Emas Kedua Indonesia

Minggu, 27 September 2026 | 00:05

Bhayangkari Salurkan 6 Ribu Paket Sembako untuk Warga Aceh

Sabtu, 26 September 2026 | 23:49

Wamenag Protes Keras Pembebasan Bersyarat Bechi Pemerkosa Santriwati

Sabtu, 26 September 2026 | 23:20

Selengkapnya