Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Kegaduhan Pemerintah Dan Petahana Membahayakan Elektabilitas Jokowi

SABTU, 02 FEBRUARI 2019 | 18:24 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kegaduhan demi kegaduhan yang dipertontonkan pemerintah dan kubu Joko Widodo bisa menjadi blunder politik bagi petahana Jokowi.

Pengamat politik Ujang Komarudin mengatakan, sejatinya pemerintah dalam mengeluarkan pernyataan dan membuat kebijakan yang bisa membangun pencitraan positif, bukan sebaliknya membuat potensi blunder.

"Pemerintah sedang disorot, jadi apapun kebijakan dan pernyataan yang disampaikan akan mendapat perhatian publik," ujar pengajar Universitas Al Azhar Jakarta ini saat dihubungi redaksi, Sabtu (2/2).


Menurut Ujang, meski yang menyampaikan bukan kandidat secara langsung, tetap saja itu merugikan Jokowi sebagai petahana.

"Tetap itu membahayakan," tekannya.

Baca: Ini Daftar Kejadian Berpotensi Blunder Setelah Debat Perdana

Kegaduhan yang berpotensi menjadi blunder politik tersebut kalau tidak dikelola dengan baik, akan menggerus elektabilitas Jokowi.

"Menjadi masalah besar dan kemelut panjang jika dibiarkan. Kalau takut salah, lebih baik puasa," terangnya.

Apalagi, lanjut Ujang, potensi blunder ini akan dimanfaatkan lawan politik dengan cara menggoreng dan memviralkannya.

"Oposisi menunggu momen ini, jadi jangan heran kalau terus dimainkan," tutupnya. [rus]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya