Berita

Ketum PPP Humphrey Djemat/Net

Hukum

Ketum PPP Humphrey Djemat: Vonis Ahmad Dhani Jelas Diskriminatif

JUMAT, 01 FEBRUARI 2019 | 10:26 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muktamar Jakarta, Humphrey Djemat menilai vonis 1,5 tahun penjara pada musisi Ahmad Dhani adalah diskriminatif.

"Ini jelas diskriminatif kerena banyak pengaduan atau laporan tentang ITE yang tidak jelas proses hukumnya," ujar Humphrey kepada redaksi, Jumat (1/2).

Apalagi, lanjut pengacara senior ini, yang melaporkan Ahmad Dhani ke polisi adalah Jack Boyd Lapian, yang merupakan partisan pendukung petahana Joko Widodo.


Selain itu, banyak kasus persekusi yang dialami pihak yang menentang pemerintah tidak diperhatikan, proses hukumnya mandek.

Ditambahkannya, unggahan Ahmad Dhani di media sosial hanya sebatas kritik biasa.

"Pelanggaran ITE tergantung dari penafsiran ahli yang dihadirkan penyidik, biasanya penyidik ambil keterangan ahli yang sesuai dengan maunya mereka. Ini jelas masalah," sindir Humphrey. [rus]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya