Berita

Kegiatan tambang/Net

Nusantara

Iklim Investasi Harus Jadi Pertimbangan RPP Royalti Minerba

JUMAT, 01 FEBRUARI 2019 | 03:42 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Orientasi rancangan peraturan pemerintah (RPP) tentang royalti minerba tidak boleh sebatas penerimaan negera. Rancangan yang tengah disusun Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) harus turut mempertimbangkan iklim investasi.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Garibaldi Thohir khawatir produk RPP Royalti Minerba akan membuat Indonesia ditinggalkan investor pertambangan. Apalagi, rencananya, royalti akan dinaikkan dari 13,5 persen menjadi 15 persen.
 
"Kalangan dunia usaha pasti mendukung pembangunan yang hendak dilakukan pemerintah. Hanya saja kontribusi yang dimintakan dari dunia usaha sebaiknya mempertimbangkan juga kelangsungan usaha untuk jangka panjang," kata pria yang akrab dipanggil Boy Thohir, di Jakarta, Kamis (31/1).


Kata dia, perusahaan Adaro sebagai perusahaan yang senantiasa menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) akan patuh terhadap aturan yang berlaku. Hanya saja, dalam kegiatan bisnisnya  Adaro harus bersaing dengan perusahaan-perusahaan tambang di negara lain, salah satunya dari Australia.

Sementara aturan penerimaan pajak dan royalti di Australia lebih beriklim positif untuk investasi di industri seperti batubara. Mereka pun kini bisa tetap bertahan sebagai salah satu eksportir terbesar di dunia.

Australia mendasarkan besaran pajak dan royalti kepada kondisi harga batu bara yang berlaku.

“Contohnya di negara bagian Queensland, royalti ditetapkan tujuh persen untuk harga batu bara hingga 100 dolar AS per ton," kata Presdir Adaro itu. [ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya