Berita

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto/RMOL

Nusantara

Panglima TNI: Keinginan Masyarakat Papua Diwadahi, Asal Jangan Merdeka

KAMIS, 31 JANUARI 2019 | 14:34 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Kondisi keamanan di Papua masih menimbulkan polemik tersendiri. Ancaman kelompok separatis masih terus membuat keamanan di Papua belum seutuhnya kondusif.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyebutkan dalam menjalankan fungsi TNI di Papua pihaknya akan berupaya mewadahi setiap keinginan masyarakat Papua kecuali merdeka (memisahkan diri).

"Mungkin kita mendekati ke masyarakat menyadarkan kepada mereka apa sih keinginan mereka. Kita akan wadahi yang penting asal jangan keinginan merdeka itu saja yang lain akan kita penuhi," ujar Panglima TNI usai Rapim TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Kamis (31/1).


Menurut dia, dengan ditopang oleh teknologi yang mutakhir, Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang digelar di Papua bisa semakin optimal.

"Kita melaksanakan operasi di sana bukan hanya operasi tempur karena mereka adalah saudara kita semua tapi operasi psikologi, operasi teritorial itu yang akan kita gelar di sana sehingga rakyat Papua ketika melihat TNI berbaju loreng turun di lapangan mereka tidak ketakutan mereka akan welcome," bebernya.

Dalam melakukan fungsinya itu, Panglima TNI juga menyatakan pihaknya sudah bekerja sama dengan Kementerian PUPR dan BUMN untuk merealisasikan kesejahteraan bagi masyarakat Papua.

"Kita akan penuhi, kita akan bicara dengan kepala suku yang di sana dan akan kita serap semuanya. Itu pun kita sudah bekerjasama dengan PUPR dengan BUMN untuk bisa mewadahi keinginan-keinginan mereka itulah yang kita perlukan apa sih keinginannya akan kita wadahi," tandasnya. [rus]

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

Energi Bersih Semakin Diminati Sektor Industri dan Bisnis

Jumat, 23 Januari 2026 | 20:09

Relawan Bara JP Hapus Nama Jokowi

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:52

Pengelola Apartemen Jakarta Utara Bantu Polisi Putus Rantai Peredaran Narkoba

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:24

Produk Warga Binaan Didorong Masuk Kopdes Merah Putih

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:01

Wamenkomdigi Tegaskan Jaringan di Sumbar dan Sumut Hampir Pulih 100 Persen

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:52

Sinergi untuk Akselerasi, Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:45

Raja Maroko Puji Soliditas Nasional di Piala Afrika 2025

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:27

Iran Batasi Akses Internet demi Putus Komando Teroris Asing ke Perusuh

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:05

Kasus Kuota Haji: Dito Ariotedjo Ungkap hanya Ditanya Satu Pertanyaan Soal Fuad Hasan

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:59

Kongres XXII: Sujahri-Amir Tidak Sah Pimpin GMNI

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:43

Selengkapnya