Berita

SeDaPS 02/Net

Politik

Ahmad Dhani Dipenjara, Pendukung Kampanye Solidaritas Rakyat

RABU, 30 JANUARI 2019 | 16:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Selang sehari divonis bersalah oleh pengadilan, pendukung dan simpatisan musisi Ahmad Dhani Prasetyo membuat gerakan Kampanye Solidaritas Rakyat untuk ADP.

Penggagas gerakan Robby Firmansyah mengatakan, gerakan ini murni lahir dari arus bawah. Mereka menilai vonis yang diterima Ahmad Dhani sangat diskriminatif.

"Tadi pagi baru dibentuk. Untuk pertama, kami buat akun media sosial SeDaPS 02, Senang Dhani Prabowo Sandi 02," ujar Robby saat dihubungi redaksi, Rabu (30/1).


Menurutnya, media sosial ini nanti akan menampilkan opini dan pendapat dari semua pihak yang menilai vonis Dhani sebagai praktik hukum tebang pilih.

"Sudah banyak dukungan, ini akan disebarluaskan," sebut Robby.

Jelas dia, penegakan hukum rezim saat ini sangat diskriminatif. Orang yang kritis terhadap pemerintah dengan cepat diproses dan ditahan seperti Buni Yani dan sekarang Ahmad Dhani. Sementara mereka yang dekat dengan rezim, sudah diadukan ke polisi, namun terkesan lambat bahkan tidak ditindaklanjuti.

Intinya, tambah Robby, gerakan ini lahir karena publik menilai rezim ini sangat diskriminatif terhadap pihak-pihak yang kritis terhadap penguasa.

"Kami fokus kampanye agar tidak ada diskriminatif lagi. Dan yang terpenting, ini gerakapan murni, saya tidak kenal Ahmad Dhani, tidak pernah bertemu. Jadi ini solidaritas untuk Mas Dhani, dukungan masyarakat kepada Mas Dhani," tutupnya.

Musisi sekaligus politisi Gerindra Ahmad Dhani divonis 1,5 tahun oleh PN Jakarta Selatan karena melakukan ujaran kebencian pada akun Twitter-nya pada tahun 2017. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya