Berita

Foto:Humas Pemprov Jabar

Nusantara

Jabar Raih Adhi Purna Prima Di Ajang Gubernur Awards

SELASA, 29 JANUARI 2019 | 14:48 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) berhasil meraih penghargaan Adhi Purna Prima pada ajang Gubernur Awards  untuk bidang ekonomi kreatif. Jabar dinilai sukses mengembangkan program Bandung Silicon Valley dan pusat ekonomi kreatif di 27 kota/kabupaten.

Gubernur Award adalah ajang penghargaan yang diinisiasi Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) bekerja sama dengan The Jawa Pos Institute of Pro-Otonomi (JPIP).  

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Direktur Utama Jawa Pos Leak Kustiyo kepada Gubernur Jabar Ridwan Kamil pada acara yang diselenggarakan di Hotel Sharing-La Surabaya, Senin (28/01) malam.


Rencana pembangunan pusat ekonomi kreatif di seluruh 27 kota/kabupaten di Jabar, mendapat penilaian positif, karena sejalan dengan visi misi Jabar ke depan yang akan fokus pada ekonomi kreatif dengan basis digital dan teknologi.

"Jawa Barat memenangkan penghargaan pada keistimewaannya dalam bidang inovasi kreatif, salah satunya adalah pusat-pusat industri hi-tech, yang disebut adalah Bandung Silicon Valley, atau Techno Park," ujar Ridwan Kamil seperti dilansir RMOL Jabar, Selasa (29/1).

Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu mengatakan, pertumbuhan ekonomi, datang dari banyak faktor, salah satunya inovasi. Adapun investasi yang tengah menjadi tren hari ini adalah investasi yang berbasis teknologi.

“Dengan teknologi (investasi) akan punya nilai tambah. Orang-orang di Jawa Barat termotivasi agar berpendidikan lebih tinggi sehingga kualifikasinya bisa bersaing secara global," katanya.

Emil mengaku akan belajar pada provinsi-provinsi lain, agar mahir dalam pembangunan di bidang yang lainnya.

"Fastabiqul khairat leadership, semua berlomba- lomba dalam kebaikan, saling belajar, dan saling menginspirasi," katanya.

Perkuat Sinergitas
Sementara itu, Ketua Umum APPSI Soekarwo dalam acara itu menjelaskan, APPSI harus terus berperan dalam memperkuat sinergitas dan konektifitas antar daerah.

APPSI diharapkan menjadi wadah interaksi kepemimpinan untuk memajukan pengelolaan pemerintah provinsi dan pengelolaan potensi daerah untuk kesejahteraan masyarakat.

"APPSI juga menjadi jembatan bagi Provinsi dengan Pusat," katanya.

Tujuannya yaitu untuk mewujudkan pemerintahan daerah yang bersih, efektif, percaya diri, kreatif, dan bertanggung jawab untuk menyukseskan otonomi daerah (otda).

"Gubernur adalah wakil pemerintah pusat di daerah. Para gubernur pasti berusaha melakukan sesuatu yang luar biasa," ujar Gubernur Jawa Timur ini.

Dalam kesempatan itu, Soekarwo mengatakan, perlu dibuat suatu "data center" tentang Indonesia Incoorporate untuk mengurangi impor dan subtitusi suatu komoditas.

"Perlu dibangun data base antar daerah, agar kita mempunyai manfaat antar daerah satu dengan daerah lain," ucapnya.

Sementara itu Direktur Utama Jawa Pos Leak Kustiyo mengatakan, Gubernur Award merupakan bentuk penghormatan kepada Gubernur yang telah bekerja keras mengabdi kepada masyarakat bangsa dan negara.

“Gubernur Award, bertujuan mengapresiasi kinerja Pemerintah, meningkatkan citra positif pemerintah di mata publik, dan prestasi yang dihasilkan akan dicontoh provinsi lain," ujar Leak.

Penghargaan pada kategori Adhi Purna Karya Award ditujukan untuk Gubernur yang sukses memimpin dan berkreasi hingga selesai masa pemerintahan, dan Adhi Purna Prima Award untuk Gubernur yang sukses memimpin hingga kepemimpinannya berlanjut.

"Teruslah merakyat dan berbesar hati, Gubernur adalah manusia pilihan," tandas Leak. [yls]

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

Energi Bersih Semakin Diminati Sektor Industri dan Bisnis

Jumat, 23 Januari 2026 | 20:09

Relawan Bara JP Hapus Nama Jokowi

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:52

Pengelola Apartemen Jakarta Utara Bantu Polisi Putus Rantai Peredaran Narkoba

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:24

Produk Warga Binaan Didorong Masuk Kopdes Merah Putih

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:01

Wamenkomdigi Tegaskan Jaringan di Sumbar dan Sumut Hampir Pulih 100 Persen

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:52

Sinergi untuk Akselerasi, Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:45

Raja Maroko Puji Soliditas Nasional di Piala Afrika 2025

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:27

Iran Batasi Akses Internet demi Putus Komando Teroris Asing ke Perusuh

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:05

Kasus Kuota Haji: Dito Ariotedjo Ungkap hanya Ditanya Satu Pertanyaan Soal Fuad Hasan

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:59

Kongres XXII: Sujahri-Amir Tidak Sah Pimpin GMNI

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:43

Selengkapnya