Berita

Anies Baswedan/RMOL

Nusantara

Anies Tidak Membantah Kritik JK

SELASA, 29 JANUARI 2019 | 01:56 WIB | LAPORAN:

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak mau membantah kritik yang disampaikan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Baginya, kritik tentang ketimpangan pembangunan di ibukota merupakan fakta yang tidak bisa dibantah.

Menurutnya, ketimpangan terjadi lantaran pembangunan yang dilakukan tidak pernah memperhatikan keadaan sekitarnya. Sehingga, perkembangan ekonomi penduduk terhambat di sejumlah titik.

"Itu bukan kritik, tapi itu fakta. Itu Pak JK mengatakan itu contoh. Kalau kita tidak membuat perencanaan tata ruang yang benar, ya tidak akan ada pergerakan perekonomian," kata Anies di Balaikota, Jakarta Pusat, Senin (28/1).


Menurut dia, ini merupakan buah dari pemerintahan yang lalu, yang tidak matang membuat perencanaan tata ruang dan wilayah.

"Faktanya bahwa kita selama ini tidak merencanakan tata ruang dengan serius dengan target yang jelas. Efeknya ada ketimpangan," ujarnya.

Memang dalam rencana tata ruang di Jakarta yang harus menjadi perhatian yang lebih.

"Jadi faktanya kita tak melaksanakan tata ruang dengan serius, dengan target yang jelas, efeknya ada ketimpangan," tutup mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Wakil Presiden, Jusuf Kalla menyebut, pembangunan daerah di ibukota tak merata. Setelah berkeliling di wilayah Jabodetabek dengan helikopter, dia melihat kawasan pinggiran Jakarta masih kumuh.

“Kalau kita lewat jalan Thamrin ini tidak beda dengan Singapura, begitu ke belakang Jalan Thamrin, atau ke Tanjung Priok itu sama dengan daerah-daerah, kota-kota lain kayak Kalkuta, Bangladesh," ujar JK dalam sebuah rapat dengan pemangku kepentingan di wilayah Jabodetabek. [ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya