Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Tokoh Tulangbawang: Kehadiran SGC Tak Untungkan Masyarakat

SENIN, 28 JANUARI 2019 | 12:00 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Tokoh masyarakat Kabupaten Tulangbawang, AA Sofyandi, mendukung gagasan pengukuran ulang terhadap area perkebunan milik PT Sugar Group Companies (SGC). Ia menilai, selama berdiri, perusahaan perkebunan gula tersebut tak menguntungkan masyarakat.

“Malahan, asap pembakaran sisa tanaman tebu perusahaan telah mengganggu masyarakat sekitar perkebunan gula itu,” kata mantan wakil bupati Tulangbawang periode tahun 2002-2007 itu, kepada RMOL Lampung, Minggu (27/1),

Dia menilai langkah presiden untuk mencabut izin HGU PT SGC sudah tepat dan dirinya mendukung penuh agar permasalahan PT SGC dengan masyarakat yang berlarut-larut selama ini dapat selesai.


Sejak awal, keberadaan PT SGC sudah merugikan rakyat dari nilai  ganti rugi lahan kepada masyarakat.  Warga menilai ganti rugi yang pernah diberikan jauh dari harapan.

Ganti rugi pada tahun 1993 yang ada tanam tumbuh sebesar Rp160 ribu/ha, sementara tanah yang tidak ada tanam tumbuh Rp65 ribu/ha oleh Pemerintah Lampung Utara pada saat itu.  Saat itu warga meminta Rp1,1 juta/ha.

Sofyandi menambahkan, selama 10 tahun belakangan ini, tidak ada CSR PT SGC yang mengalir kepada masyarakat, bahkan selama PT Indolampung berdiri, kampung Bakung Udik, Bakung Ilir, dan Gunung Tapa tidak dapat dialiri listrik. [yls]

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

Energi Bersih Semakin Diminati Sektor Industri dan Bisnis

Jumat, 23 Januari 2026 | 20:09

Relawan Bara JP Hapus Nama Jokowi

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:52

Pengelola Apartemen Jakarta Utara Bantu Polisi Putus Rantai Peredaran Narkoba

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:24

Produk Warga Binaan Didorong Masuk Kopdes Merah Putih

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:01

Wamenkomdigi Tegaskan Jaringan di Sumbar dan Sumut Hampir Pulih 100 Persen

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:52

Sinergi untuk Akselerasi, Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:45

Raja Maroko Puji Soliditas Nasional di Piala Afrika 2025

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:27

Iran Batasi Akses Internet demi Putus Komando Teroris Asing ke Perusuh

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:05

Kasus Kuota Haji: Dito Ariotedjo Ungkap hanya Ditanya Satu Pertanyaan Soal Fuad Hasan

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:59

Kongres XXII: Sujahri-Amir Tidak Sah Pimpin GMNI

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:43

Selengkapnya