Tiga calon wakil gubernur DKI Jakarta yakni Agung Yulianto, Ahmad Syaikhu, dan Abdurrahman Suhaimi menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Hotel Aston, Jakarta Selatan, kemarin (Minggu, 27/1).
Empat orang tim panelis ditunjuk dalam uji kelayakan dan kepatutan ini. Mereka adalah Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Syarif, Siti Zuhro dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, pakar kebijakan publik Eko Prasodjo, dan pengamat politik Ubedilah Badrun.
Ketua Bidang Humas DPW PKS DKI Jakarta Zakaria Maulana Alif menjelaskan, dalam uji kelayakan dan kepatutan yang berlangsung tertutup itu ketiga calon ditanyakan pemahaman mereka tentang rencana kerjasama Pemprov DKI Jakarta.
"Pemamaham tentang RPJMD tentang isu Jakarta, terus bagaimana solusinya gitu ya dan seterusnya Itu dipaparkan oleh mereka ketiga orang itu," ujar Zakaria.
"Fit and proper testnya ini berlangsung tidak secara formal, pendalaman-pendalaman saja ngobrol, ngobrol santai. Sesekali serius, karena cawagub ini harus memahami masalah Jakarta secara mendalam," tambahnya.
Rencananya setelah melakukan
fit and proper test, ketiga cawagub akan melaksanakan
focus group discussion (FGD) atau konsultasi publik bersama beberapa tokoh ternama.
"Iya ada FGD nanti. Rangkaian
timeline-nya saya lupa. Sampai tanggal 3 nanti
kan ada FGD kalau enggak salah. Di situ nanti berhak memberikan masukan, tokoh masyarakat juga memberikan masukan, dan segala macam," tutup Zakaria.
[wid]