Berita

Long march sopir tangki/Net

Nusantara

Kecewa, Massa Sopir Tangki Kembali Gelar Aksi Kubur Diri Di Istana

JUMAT, 25 JANUARI 2019 | 13:17 WIB | LAPORAN:

. Serikat Pekerja Awak Mobil Tangki (SP-AMT) Pertamina kembali menggelar aksi kubur diri di depan Istana Jakarta, Jumat (25/1).

Aksi SP-AMT yang diikuti 500 orang kembali digelar karena kecewa tarhadap pemerintah dalam hal ini Kementerian Sekretariat Negara yang belum memenuhi tuntuan yang dijanjikan.

Kamis kemarin, tiga perusahaan yang harusnya bertanggung jawab atas pemecatan sepihak 1.095 pekerja sopir tangki tidak hadir pada pertemuan di PT Garda Utama Nasional (GUN) di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan dan Kantor Staf Presiden (KSP), Jakarta Pusat.


PT GUN adalah vendor penyedia jasa angkutan bagi bahan bakar minyak (BBM) Patra Niaga anak perusahaan Pertamina. Adapun tiga yang tidak hadir, Patra Niaga, Pertamina dan PT Elnusa Petrofin.

Ariswiyono, salah seorang yang menjadi korban pemecatan sepihak itu mengatakan, pagi hari tadi tepatnya pukul 5 pagi dinihari, para sopir tangki Pertamina kembali bergerak long march dari Depo Pertamina Plumpang menuju depan Istana Negara untuk kembali aksi kubur diri.

Pasalnya, apa yang dijanjikan oleh pemerintah melalui Kemensetneg terus molor dan belum juga ada kepastian sampai dengan saat ini.

Menurut Ariswiyono, Kemensetneg dalam hal ini sebagai pihak perwakilan dari pemerintah justru diatur oleh Pertamina dan Patra Niaga, terbukti hingga saat ini mereka blum bisa memanggil Pertamina dan Patra Niaga serta Elnusa Petrofin, padahal pokok permasalahan adalah pada ketiga perusahaan negara tersebut.

"Ini semakin memperlihatkan indikator lemahnya negara dalam menangani suatu permasalahan darurat yang seharusnya menjadi perhatian khusus dan harus segera ada penanganan khusus pun tidak mereka segera tindaklanjuti," tegasnya.

Saat ini, ratusan sopir tangki Pertamina sudah berada di depan Istana. Dari komunikasi kemarin, Kemensetneg kembali menjanjikan akan ada pertemuan dengan pihak-pihak terkait. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya