Berita

Foto/Net

Bisnis

KAI Daop 1 Target Kenaikan 12 Persen Angkutan Barang

JUMAT, 25 JANUARI 2019 | 04:58 WIB | LAPORAN:

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 1 Jakarta menargetkan mengangkut sebanyak 5.643.425 ton barang dan logistik di tahun 2019 ini.

Angka itu naik 12 persen dari realisasi angkutan barang sepanjang 2018 yang sebesar 5.034.792 ton.

"Angkutan barang targetnya naik 12 persen jadi 5,6 juta ton," kata Executive Vice President KAI Daop 1 Dadan Rudiansyah kepada redaksi, Jumat (25/1).


Menurutnya, kenaikan target lantaran adanya penambahan KA barang baru, penambahan frekuensi perjalanan KA barang eksisting, dan penambahan volume barang yang diangkut.

Strategi untuk mencapai target antara lain memperluas jaringan pemasaran dengan menggandeng asosiasi angkutan retail, korporat, mitra angkutan baru dan eksisting. Juga mengusulkan kerja sama dengan skema menarik, meningkatkan penetrasi langsung ke perusahaan potensial, serta meningkatkan sinergi dengan perusahaan BUMN dan logistik.

"Jadi kita tidak pakai vendor, kita ke konsumen langsung. Kami siapkan gerbong-gerbong dan lokomotif," beber Dadan.

KAI Daop 1 juga menyiapkan gerbong dan lokomotif tambahan dari beberapa kereta api yang rencananya akan dihapus karena kurang diminati. Tambahan gerbong juga berasal dari kereta yang relasinya dipotong.

"Pertumbuhan barang di Jawa khususnya di Daop 1 tidak begitu signifikan. Tapi kami harap bisa dapat lokomotif baru sehingga bisa tambah angkutan barang," demikian Dadan. [wah]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya