Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Pengurus RW Harus Aktif Dorong Perekonomian Lingkungannya

JUMAT, 25 JANUARI 2019 | 04:46 WIB | LAPORAN:

Partai Nasdem mengimbau perangkat lingkungan seperti pengurus rukun warga (RW) aktif mendorong kemajuan ekonomi.

Politisi Nasdem Ahmad Sahroni menyarankan agar pengurus RW dapat mendatangi perusahaan-perusahaan yang berlokasi di wilayahnya untuk membuka lapangan kerja kepada warga.

Hal itu dikemukakan Sahroni saat melakukan kunjungan kerja di RT 05 RW 13 Pademangan Barat, Jakarta Utara, Kamis (24/1).


Dia mewanti-wanti masyarakat tidak hanya menyalahkan perusahaan di lingkungannya karena minim membuka lapangan kerja. Hal itu bisa dikarenakan berbagai faktor, termasuk kompetensi dan perilaku masyarakat sendiri.

Sahroni yang juga duduk sebagai wakil rakyat di Komisi III DPR RI itu menekankan bahwa pengurus RW harus mampu memaksimalkan keberadaan perusahaan di lingkungannya untuk menyejahterakan masyarakat, baik pembangunan lingkungan maupun lapangan pekerjaan.

"RW harus lebih aktif menjemput bola untuk menyambangi masyarakat dan perusahaan yang mengelilingi daerahnya. Sambangi perusahaan-perusahaan, bikin surat pernyataan dari warga, RT, RW bagaimana bisa dibantu lingkungan ini oleh perusahaan-perusahaan. Bantuan untuk masyarakat secara total bukan untuk pribadi," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sahroni mengajak masyarakat tidak sekadar berani mengkritik pemerintah ataupun parlemen tanpa mau mengembangkan kemampuan diri. Dia menyayangkan bila di lingkungan warga masih ditemukan pengangguran yang tidak mau berusaha dan bermimpi besar menjadi orang sukses.

"Jangan hanya mengkritik tapi menjadi pengangguran. Jangan cuma gaya akhirnya premanisme terjadi di Jakarta Utara, merasa dirinya hebat. Sekarang zamannya bagaimana masyarakat ada keuntungan dari perwakilan di daerahnya," papar legislator dari DKI Jakarta tersebut. [wah] 

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

Energi Bersih Semakin Diminati Sektor Industri dan Bisnis

Jumat, 23 Januari 2026 | 20:09

Relawan Bara JP Hapus Nama Jokowi

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:52

Pengelola Apartemen Jakarta Utara Bantu Polisi Putus Rantai Peredaran Narkoba

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:24

Produk Warga Binaan Didorong Masuk Kopdes Merah Putih

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:01

Wamenkomdigi Tegaskan Jaringan di Sumbar dan Sumut Hampir Pulih 100 Persen

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:52

Sinergi untuk Akselerasi, Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:45

Raja Maroko Puji Soliditas Nasional di Piala Afrika 2025

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:27

Iran Batasi Akses Internet demi Putus Komando Teroris Asing ke Perusuh

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:05

Kasus Kuota Haji: Dito Ariotedjo Ungkap hanya Ditanya Satu Pertanyaan Soal Fuad Hasan

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:59

Kongres XXII: Sujahri-Amir Tidak Sah Pimpin GMNI

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:43

Selengkapnya