Berita

Neuis Marfuah/RMOL

Nusantara

Keluarga Korban Lion Air Terlantar, Diminta Bayar Sendiri Penginapan

RABU, 23 JANUARI 2019 | 17:24 WIB | LAPORAN:

. Keluarga korban kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP nomor penerbangan JT 610 yang belum teridentifikasi mendapat perlakuan tidak menyenangkan. Mereka diperintahkan keluar dari Hotel Ibis, Cawang, Jakarta Timur tempat mereka menginap yang selama ini difasilitasi pihak Lion Air.

Pihak Lion Air sudah meninggalkan Hotel Ibis, Cawang sejak Selasa (22/1) dan Rabu pagi.

Hal itu disampaikan Neuis Marfuah (46) ibu dari korban penumpang yang belum ditemukan bernama Vivian Afifa (23), di Ibis Hotel, Rabu (23/1).


"Dari pagi tadi pihak hotel sudah telepon-telepon ke kamar. Terus kami ketika pulang dari restoran, pulang sarapan kamar sudah terkunci, terus kami minta (kartu akses) dicharge ulang, terus resepsionisnya bilang, 'ibu hari ini harus check out, dan ini diperpanjang sampai zuhur, dan ini (kartu akses) supaya ibu bisa masuk lagi ke kamar dan ambil barang-barang ibu'," ungkap Neuis.

"Kemudian dari asisten family-nya juga sudah memberikan chatnya kepada saya, dengan bahasanya bagus sih, tapi disitu intinya, 'ibu harus keluar hari ini juga, dan kalau ibu memang siap untuk keluar maka akan disiapkan akomodasi untuk ibu pulang," tutur dia.

Neuis melanjutkan, padahal sebelumnya pihak Lion Air menjanjikan kepada para korban untuk pindah tempat penginapan. Tapi belum dikasih tahu kemana.

"Kalau kami harus pindah, posko ini harus pindah, tentukan dulu tempatnya, kalau kami harus check out dari sini, ya artinya pindah, berarti hari ini juga kami harus check in dong? Atau kalau tidak, kami harus pulang selesaikah hak-hak kami, kami pulang dan hak kami tertunaikan selesai, enggak ribet-ribet," papar Neuis.

Selain itu pihak Lion Air juga tidak merespons terkait dengan yang terjadi kepada para keluarga korban.

"Nggak ada, di kontak-kontak Lionnya juga tidak ada yang menjawab," kata Neuis.

Selain itu ruangan yang biasa digunakan rapat oleh para keluarga korban pun kini tidak diperbolehkan lagi digunakan.

"Kami sewa boleh gngak ruangan lantai tiga itu agar bisa berkumpul di sana? Pihak hotel pun tidak memberikan karena katanya itu masih di bawah kontraknya Lion Air, akhirnya kami meeting di koridor hotel," ujar Neuis yang berprofesi sebagai dosen.

Terakhir, para keluarga korban pun diancam pihak hotel jika masih tetap tinggal, maka harus membayar sendiri.

"Kami diancam kalau memang kami masih stay di sini, artinya kami harus bayar sendiri," tandas Neuis.

Hingga kini para keluarga dengan jumlah total 84 kamar masih menempati hotel tersebut.

"Ini masih bisa ditempati, karena kan yang check in-nya Lion Air, ya check out-nya Lion Air, kami di sini itu berdasarkan kesepakatan pak Daniel Putut (Direktur Operasional Lion Air), bahwa beliau masih memfasilitasi kami ke-64 keluarga korban yang belum teridentifikasi, itu yang kami pegang kenapa kami masih di sini," tutup Neuis. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya