Berita

Nusantara

Cadangan Beras 100 Ton Disiapkan Untuk Bantuan Bencana Di Lebak

RABU, 23 JANUARI 2019 | 04:47 WIB

Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lebak, Banten menyediakan cadangan beras pemerintah (CBP) sebanyak 100 ton pada perubahan anggaran tahun 2019. Salah satunya untuk persiapan membantu korban bencana.

Plh. Kadis Ketahanan Pangan Kabupaten Lebak Rahmat Yuniar mengatakan, persediaan CBP nantinya didistribusikan untuk masyarakat yang menjadi korban bencana seperti banjir, tanah longsor, kebakaran dan angin puting beliung. Selain itu juga untuk kerawanan pangan kronis, diantaranya musim kemarau, gagal panen dan konflik sosial.

Persediaan CBP juga bisa didistribusikan untuk mengendalikan harga beras di pasaran jika terjadi inflansi maupun kenaikkan hingga 25 persen .


Pemerintah daerah menyediakan CBP itu dengan membeli beras dari Perum Bulog sebanyak 100 ton dari perubahan anggaran 2019. Beras tersebut dititipkan di Perum Bulog dan jika nanti diperlukan bisa diambil untuk didistribusikan kepada masyarakat.

"Kami berharap penyediaan CBP bisa direalisasikan dalam waktu dekat, terlebih cuaca buruk sehingga berpotensi bencana alam," jelas Rahmat.

Dia menambahkan, untuk kebutuhan ketersedian CBP Kabupaten Lebak sebanyak 540 ton, namun dilakukan secara bertahap akibat keterbatasan anggaran.

Selama ini, ketersediaan CBP relatif aman dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat karena stok tahun 2018 masih melimpah di gudang Bulog.

"Kami menjamin untuk kebutuhan logistik pangan cukup empat bulan ke depan," imbuh Rahmat, seperti diberitakan Antara, Rabu (23/1). [wah]  

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

PJJ dan WFH Didorong Jadi Standar Baru di Jakarta

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:02

Prajurit di Perbatasan Wajib Junjung Profesionalisme dan Disiplin

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:00

Airlangga Bidik Investasi Nvidia hingga Amazon

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:42

Indonesia Jadi Magnet Event Internasional

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:26

Macron Cemas, Prabowo Tawarkan Jalan Tengah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:23

Rismon Sianipar Putus Asa Hadapi Kasus Ijazah Jokowi

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:11

Polda Metro Terima Lima LP terkait Materi Mens Rea Pandji

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:09

Prabowo Jawab Telak Opini Sesat Lewat Pencabutan Izin 28 Perusahaan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:26

Polisi Bongkar 'Pabrik' Tembakau Sintetis di Kebon Jeruk

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:16

Pesan Prabowo di WEF Davos: Ekonomi Pro Rakyat Harus Dorong Produktivitas

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:04

Selengkapnya