Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Tanda Kedewasaan, Pemilih Pemula Diharapkan Gunakan Hak Pilihnya

RABU, 23 JANUARI 2019 | 02:57 WIB

Lembaga Pengembangan Demokrasi Pancasila dan Kebangsaan Samawi Institute mendorong pemilih pemula menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019.

"Sebagian pemilih adalah orang-orang muda, bahkan terdapat pemilih baru yang belum pernah memilih karena batasan umur dan saat ini sudah bisa berpartisipasi. Kami mengajak pemilih pemula ini untuk antusias menggembirakan pesta demokrasi 2019," jelas Direktur Lembaga Pengembangan Demokrasi Pancasila dan Kebangsaan Samawi Institute Hazwan Iskandar Jaya, Selasa (22/1).

Dia mengatakan, pemilih pemula harus menggunakan hak pilih pada 17 April nanti sebagai tanda kedewasaan berpikir dan bersikap, belajar bertanggung jawab sebagai warga negara. Dan menghapus stigma bahwa generasi muda abai terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.


"Sebagai warga negara yang baik maka sudah menjadi tanggung jawab pemilih pemula untuk ikut berpartisipasi dalam pemilu serta memastikan pesta demokrasi itu berjalan dengan tertib dan lancar," ujar Hazwan.

Menurutnya, pemilih pemula sudah diberikan hak pilih oleh negara dengan segala prosedur berhak memilih, dan sudah semestinya hak itu digunakan.

Dengan berpartisipasi dalam Pemilu 2019, diharapkan stigma negatif bahwa generasi muda abai terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara akan hilang.

"Tunjukkan bahwa generasi muda adalah generasi yang juga ikut serta dalam menentukan nasib bangsa dan tidak abai terhadap isu-isu politik terkini,," kata Hazwan, seperti dikutip Antara. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya