Berita

Adnan Topan Husodo/RMOL

Politik

PILPRES 2019

ICW: Debat Pilpres Soal Korupsi Minim Gagasan

SELASA, 22 JANUARI 2019 | 20:31 WIB | LAPORAN:

. Indonesia Corruption Watch (ICW) menyayangkan penyajian dua pasangan calon Pilpres 2019 pada depat perdana yang mengangkat tema soal hukum khususnya penanganan korupsi.

Hal itu diungkapkan Koordinator ICW, Adnan Topan Husodo di sela-sela diskusi "Menakar Komitmen Capres/Cawapres Terhadap Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi" di Auditoriun Centre For Strategic And International Studies (CSIS), Jakarta, Selasa (22/1).

"Yang kita lihat justru adalah kasus-kasus kecil yang dijadikan sebagai isu, itu sebenarnya juga nggak tepat dalam konteks debat kemarin. Yang kita butuh adalah gagasan yang besar, kita butuh gagasan yang besar tapi juga ditata dalam kurun waktu yang konkret," ujar Topan.


Contoh konkret yang seharusnya dipaparkan kedua paslon adalah terkait dengan pengembalian aset negara.

"Karena kita tahu nilai kerugian negaranya sangat besar sementara upaya pemberantasan korupsinya masih fokus pada cari pelaku. Kita akan fokus kepada pengembalian aset negara, yang itu berarti kita harus targetkan penegak hukum, dari yang cuma 4 persen jadi 12 persen nanti," tutur Topan.

Selain itu, contoh konkret lainnya adalah pemberantasan korupsi harus lebih fokus pada sektor publik atau swasta, serta mengadopsi konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang anti korupsi.

"UU korupsi kami anggap sudah tidak atau kurang menjawab persoalan yang sekarang kita hadapi, sehingga ini juga akan kita revisi, dengan mengadopsi konferensi PBB anti korupsi. Prinsip-prinsipnya yaitu termasuk pemberantasan  korupsi di sektor swasta, itukan hal-hal yang bisa diukur," demikian Topan. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya