Berita

Priyo Budi Santoso/RMOL

Politik

PROYEK LRT

Debat Kedua, Prabowo Akan Tanyakan Kritikan JK Kepada Jokowi

SELASA, 22 JANUARI 2019 | 18:35 WIB | LAPORAN:

. Kritikan Wakil Presiden Jusuf Kalla terkait mahalnya biaya pembangunan proyek LRT Jabodetabek akan dijadikan sebagai salah satu bahan bagi Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto untuk menguliti petahana Joko Widodo pada debat pilpres kedua nanti.

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Priyo Budi Santoso menjelaskan, kritikan terkait mahalnya proyek infrastruktur pada era Jokowi sebenarnya sudah sering dilontarkan. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

"Pak Anies Baswedan ada kritikan pada Menko Luhut (Binsar Panjaitan) bahwa apakah ini nggak kemahalan nih untuk Jakarta-Bandung itu ya. Harganya berlipat-lipat, nanti suatu hari diberi pertanyaan oleh publik apa bisa menjelaskan," kata Priyo dalam diskusi Koalisi Berbicara bertajuk "Cuma Janji atau Indonesia Menang?" di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (22/1).


Mestinya, ditegaskan Priyo, demi meminimalisir harga proyek, pemerintah lebih mengedepankan bahan baku lokal dengan kualitas sama. Harganya pasli lebih murah.

"Pertanyaan ini ditegaskan oleh Wapres Pak Jusuf Kalla. Kami seakan-akan mendapatkan energi tambahan ini untuk mempertanyakan harga-harga yang dipatok kemahalan itu (dalam debat nanti)," pungkasnya.

Debat kedua nanti hanya akan diikuti oleh Jokowi dan Prabowo. Debat yang akan berlangsung pada 17 Februari mendatang akan mengusung tema energi dan pangan, sumber daya alam (SDA), lingkungan hidup, dan infrastruktur. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya