Berita

Deklarasi Granat dukung Polri/Net

Politik

Granat Dukung Polri Sukseskan Pemilu

SELASA, 22 JANUARI 2019 | 18:10 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) menggelar deklarasi dukungan kepada Polri dalam menciptakan kelancaran Pemilu serentak 2019.

Granat dorong Polri memberantas hoax dan ujaran kebencian sehingga tidak terjadi konflik dalam pemilu dalam sistem demokrasi.

Sekretaris Jenderal Granat, Ashar Suryobroto mengatakan, menjelang Pemilu terasa ada sedikit potensi yang mengganggu persatuan dan kesatuan. Sehingga pihaknya berinisiatif mendukung Polri agar betul-betul menjaga keamanan.


"Kami juga mengajak seluruh masyarakat betul-betul menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa ini," ujar Ashar Suryobroto saat deklarasi di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (22/1).

Kemudian, pihaknya mendorong Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar menolak calon wakil rakyat yang teridentifikasi narkotika. Sehingga DPR RI, DPRD dan DPD RI benar-benar steril dari barang haram tersebut.

"Kami mengajak KPU untuk menolak setiap calon legislatif yang diduga terlibat kasus narkoba," sebut Ashar Suryobroto.

Granat pun mengajak seluruh rakyat Indonesia saling bergandengan tangan menjaga persatuan dan kesatuan demi eksistensi NKRI. Serta berharap masyarakat responsif membantu Polri dalam menjaga situasi kamtibmas yang sudah terpupuk selama ini.

"Jangan hanya karena pemilu kita terkoyak-koyak. Kita harus bersatu di bawah NKRI. Jadi apa yang kami lakukan sekarang ini mendukung Polri dalam menegakkan hukum-hukum Pemilu maupun undang-undang yang berlaku di negara," tegas Ashar Suryobroto. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya