Berita

Kerusuhan 1998/Net

Politik

Mantan Kasum TNI: Dalang Kerusuhan 1998 Belum Tertangkap Karena Ada Di Dalam Kekuasaan

SELASA, 22 JANUARI 2019 | 13:34 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Salah satu stigma yang disematkan pada diri Prabowo Subianto adalah bahwa dia merupakan pihak paling bertanggung jawab di balik kerusuhan Mei 1998, juga penculikan dan penghilangan aktivis yang mendahului peristiwa itu.

Dalam debat perdana Pilpres 2019 pekan lalu (Kamis, 17/1), jagoan petahana Joko Widodo pun sempat memancing-mancing stigma itu dalam pernyataan penutupnya.

Di sisi lain, Prabowo memperlihatkan sikap tenang, tidak melayani pancingan itu.


Tetapi urusannya belum selesai. Sampai sekarang, masyarakat masih terus bertanya-tanya apa yang sesungguhnya terjadi di masa-masa getir 1998 itu.

Urusan membongkar peristiwa 1998, menurut hemat mantan Kepala Staf Umum TNI Letjen (purn) Johannes Suryo Prabowo bukan persoalan sulit.

JS Prabowo punya logika sederhana untuk melihat persoalan ini.

“Sederhana logikanya. Kalau selama 21 tahun melewati 5 Presiden tapi dalang Kerusuhan 1998 belum terungkap, artinya pelaku ada di dalam kekuasaan,” ujarnya dalam kicauan melalui akun Twitter, @marierteman, beberapa saat lalu.

“Karena itu, untuk tuntaskan pelanggaran HAM pada kerusuhan 1998, Prabowo yang bisa melakukannya,” demikian JS Prabowo. [dem]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya