Berita

Foto: RMOL

Politik

Pertamina Tunda Pertemuan Dengan SP-AMT Hingga Kamis Ini

SELASA, 22 JANUARI 2019 | 07:54 WIB | LAPORAN:

Perwakilan Serikat Pekerja Awak Tangki Mobil (SP-AMT) dijadwalkan bertemu pihak manajemen Pertamina pada Senin (21/1), tetapi dibatalkan.

Demikian disampaikan Jurubicara AMT, Heri Sugiri kepada Kantor Berita Politik RMOL, kemarin petang.

"Begini posisi kemarin Kantor Staf Presiden (KSP) dan Sesneg kasih kabar bahwa Pertamina belum selesai mengadakan rapat terkait tuntutan kita itu. Dipastikan hari Kamis ini dipastikan terjadi pertemuan, hari ini nggak jadi," ujar Heri.


Heri menjelaskan, Yahya Tatang Badru Tamam dari Deputi IV Bidang Komunikasi dan Diseminasi Informasi KSP yang mengabarkan langsung kepada AMT.

"Itu Pak Tatang KSP yang memberi kabar," jelas Heri.

Paska pertemuan di Taman Pandang depan Istana Negara, Jakarta pada pekan lalu, disepakati dibentuk tim yang berisi masing-masing perwakilan Pertamina Patra Niaga, Pertamina, KSP, Sesneg dan SP-AMT.

"Terkait tim kecil kita untuk bertemu di hari Senin dengan dirut Pertamina Dirut Patra Niaga dan Elnusa Pretofin juga dipanggil di hari Senin memang endingnya pemutusan terkait empat poin tuntutan kita," ujar Heri ketika itu.

Empat poin dimaksud sesuai tuntutan AMT yakni pertama, membayarkan upah lembur yang belum dibayarkan sesuai nota Sudinaker dan Kementerian Ketenagakerjaan dan upah proses selama di-PHK. Kedua, mempekerjakan kembali 1.095 AMT yang di-PHK massal secara sepihak.

Ketiga, mengangkat buruh AMT sebagai karyawan tetap di PT. Pertamina Patra Niaga dan PT. Elnusa Petrofin, sesuai dengan nota sudinaker yang sudah disahkan oleh pengadilan; dan keempat, membayarkan hak pensiun bagi pekerja yang lanjut usia sesuai perundang-undangan berlaku.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya