Berita

Margarito Kamis/RMOL

Politik

Ba'asyir Bakal Bebas Tiga Bulan Sebelum Coblosan, Kenapa?

SELASA, 22 JANUARI 2019 | 07:59 WIB | LAPORAN:

Rencana Presiden Joko Widodo membebaskan terpidana terorisme Ustaz Abubakar Ba'asyir tiga bulan jelang Pemilu 2019 jadi penyebab munculnya dugaan politis di balik itu.

Padahal, di tahun 2017 keluarga Ba'asyir telah mengajukan permohonan kepada Presiden. Dan Jokowi pun tidak segera mengeksekusinya.

"Dalam kasus ini kan, Ustaz pernah sakit dan  dibawa ke rumah sakit. Waktu keluarga mengajukan permohonan agar beliau dibebaskan, tapi pemerintah enggak mau pada waktu itu. Nah, kenapa tiba-tiba mau? tinggal 90 hari coblosan ini mau dibebaskan. Ini jadi soal memang," kata pakar hukum tata negara Margarito Kamis, sesaat lalu (Selasa, 22/1) kepada redaksi.


Meski demikian, Margarito mengatakan pembebasan pendiri Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) itu merupakan kewenangan penuh Presiden Jokowi.

"Ini kan kewenangan ada pada presiden. Siapapun yang mengusulkan itu tidak ada pengaruhnya,  tergantung presiden. Kalau kita mau seribu orang usul kalau semua keputusan ada di presiden mau apa kita? Gitu kan," tegas Margarito.

Penasihat hukum pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra sebelumnya mengatakan bahwa dirinya sudah meyakinkan Presiden Jokowi untuk membebaskan Ustaz Abubakar Ba'asyir dari penjara.

Bahkan Yusril mengaku diutus Jokowi untuk bertemu dengan Ba'asyir di Lapas Gunung Sindur, untuk mendiskusikan rencana pembebasan tersebut. [jto]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya