Berita

Kadiv Humas Irjen Pol M Iqbal/Net

Nusantara

Bakal Menikah Dengan Ahok, Bripda Puput Belum Ajukan Permohonan Ke Polri

SELASA, 22 JANUARI 2019 | 07:27 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Institusi polisi mengaku secara resmi belum menerima permohonan pengajuan nikah dari Brigadir Dua (Bripda) Puput Nasti Devi.

Dalam peraturan Korps Bhayangkara, Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Mohammad Iqbal menjelaskan, setiap anggota diwajibkan untuk melapor kepada satuan kerja masing-masing.

“Harus mengajukan surat permohonan menikah, tujuannya jangan sampai ada hal-hal yang di kemudian hari merugikan institusi, Polri belum menerima secara resmi (izin nikah), ini baru kabar di media,” kata mantan Kapolrestabes Surabaya ini, Senin (21/1). 


Proses pengajuan permohonan kepada atasan bagi anggota yang ingin menikan ini, kata Iqbal diajukan minimal sebulan sebelum melaksanakan pernihakan yang proses sidang nikahnya hanya memakan waktu satu hari.

Mantan Wakapolda Jawa Timur ini menjelaskan, permohonan anggota yang ingin menikah bisa juga ditolak dengan berbagai pertimbangan.

"Nanti nikah, tidak tahunya (dengan) calon suaminya beristri. Makanya perlu ada pengecekan atau jika orang tua komplain. Enggak bisa. Makanya Kita harus dalami itu,” terang Iqbal.

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi sebelumnya menyampaikan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bakal melangsungkan pernikahan setelah bebas dari tahanan di rutan Mako Brimob, Depok pada menikah pada 15 Februari 2019 dengan Bripda Puput Nasti Devi.

Menurut Prasetyo, Ahok merasa bahagia dengan rencana pernikahan tersebut. Ahok memang sudah lama dikabarkan dekat dengan Bripda Puput usai bercerai dari Veronica Tan.

Bripda Puput merupakan anggota dari Satuan Pelayanan Markas (Yanma) yang berdinas di Mabes Polri. Kabarnya, Bripda Puput kerap mengantarkan makanan ke sel Mako Brimob, Depok, tempat Ahok ditahan. Dari sinilah chemistry antara Ahok dan Bripda Puput terbentuk. [jto]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya