Berita

Tol Trans Jawa/Net

Nusantara

Tarif Enam Ruas Tol Trans Jawa Diberlakukan Mulai Hari Ini

SENIN, 21 JANUARI 2019 | 04:59 WIB | LAPORAN:

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono telah menetapkan besaran tarif ruas tol yang menjadi bagian Tol Trans Jawa di wilayah Jawa Timur dan perbatasan Jawa Tengah-Jawa Barat

Pemberlakuan tarif menyusul beroperasinya secara penuh sejumlah seksi ruas tol tersebut. Tarif enam ruas baru Tol Trans Jawa mulai Senin ini (21/1) pukul 00.00 WIB.

"Tarif yang diberlakukan sudah sesuai ketentuan rasionalisasi tarif yaitu pertama untuk ruas yang baru operasi tarif tol awal golongan satu maksimal Rp 1.000 per kilometer. Kedua, besaran tarif kendaraan golongan dua dan tiga adalah 1,5 kali dari golongan satu dan untuk golongan empat dan lima adalah dua kali dari golongan satu," jelas Kepala Badan Pengatur Jalan Hery Trisaputra Zuna.


Besaran tarif terjauh enam ruas tol baru untuk kendaraan golongan I sesuai Keputusan Menteri PUPR tertanggal 14 Januari 2019 adalah Ngawi-Kertosono Rp 88.000, Gempol-Pasuruan Rp 36.000. Ruas Relokasi Porong-Gempol pada Tol Surabaya-Gempol Seksi Kejapanan-Porong Rp 3.000, dan Seksi Porong-Kejapanan Rp 6.000. Kemudian ruas Pemalang-Batang Rp 39.000, Batang-Semarang Rp 75.000, Semarang-Solo Rp 65.000.

Hery menjelaskan, tersambungnya Tol Trans Jawa mulai Merak hingga Grati, Pasuruan akan meningkatkan mobilitas orang, barang dan jasa. Bagi angkutan logistik, akan mengurangi biaya logistik sehingga meningkatkan daya saing produk-produk dalam negeri. Industri-industri di daerah juga bisa tetap berkembang karena tidak memindahkan produksi ke kawasan industri yang lebih besar seperti di Karawang.

"Dengan tersambungnya Tol Trans Jawa ini banyak manfaat yang bisa diterima oleh pengguna tol, terutama adalah berkurangnya waktu tempuh dan biaya operasional kendaraan seperti bahan bakar," ujarnya. [wah]

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

Energi Bersih Semakin Diminati Sektor Industri dan Bisnis

Jumat, 23 Januari 2026 | 20:09

Relawan Bara JP Hapus Nama Jokowi

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:52

Pengelola Apartemen Jakarta Utara Bantu Polisi Putus Rantai Peredaran Narkoba

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:24

Produk Warga Binaan Didorong Masuk Kopdes Merah Putih

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:01

Wamenkomdigi Tegaskan Jaringan di Sumbar dan Sumut Hampir Pulih 100 Persen

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:52

Sinergi untuk Akselerasi, Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:45

Raja Maroko Puji Soliditas Nasional di Piala Afrika 2025

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:27

Iran Batasi Akses Internet demi Putus Komando Teroris Asing ke Perusuh

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:05

Kasus Kuota Haji: Dito Ariotedjo Ungkap hanya Ditanya Satu Pertanyaan Soal Fuad Hasan

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:59

Kongres XXII: Sujahri-Amir Tidak Sah Pimpin GMNI

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:43

Selengkapnya