Berita

Foto: RMOL

Dunia

Silatnas Digelar Di Pasar Minggu, Ini Komitmen Himpunan Alumni Maroko

MINGGU, 20 JANUARI 2019 | 17:28 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ratusan alumni universitas di Maroko yang telah kembali ke Indonesia bertekad menjadi jembatan untuk memperkuat hubungan kedua negara.

Tekad itu disampaikan dalam Silaturahmi Nasional 2019 Himpunan Alumni Maroko di Indonesia (Himami) yang diselenggarakan di Graha Nuri, Jalan HM Nur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu siang (20/1).

Selain anggota Himami, Silatnas 2019 ini juga dihadiri Dutabesar Kerajaan Maroko untuk Indonesia, Ouadia Benabdellah, mantan Rektor Universitas Al Qarawiyyin, Prof. Dr. Mohammed Ar Rouqi, dan Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag Dr. Arskal Salim.


Dua mantan Dubes RI untuk Maroko, Sjachwien Adenan dan Tosari Wijaya, beserta Presiden Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Maroko, Teguh Santosa, juga tampak di antara peserta Silatnas 2019.

Dalam sambutannya, Sekretaris Himami,  Husnul Amal, mengatakan, bahwa Imahi sudah berdiri sejak 10 tahun lalu, atas dorongan diplomat senior Maroko, Nachloui Mostafa, yang juga hadir dalam Silatnas 2019.

Menurut adik kelas Ustaz Abdul Somad di Institut Darul Hadist Al Hassaniah, Rabat, ini, Himami didirikan untuk mengumpulkan semua potensi yang dimiliki alumni Maroko.

Selain di Institut Darul Hadist Al Hassaniah, Husnul Amal juga sempat menempuh pendidikan doktorat di Universitas Sultan Moulay Slimane Beni Mellal.

Sementara Ketua Himami Dr. Ahmad Ridho Datuk Rajo Batuah mengatakan, saat ini jumlah alumni Maroko tidak kurang dari 200 orang. Semuanya telah terjun ke tengah masyarakat dan bekerja di berbagai bidang. Ada yang menjadi guru dan dosen, juga ada yang membuka jasa perjalanan haji dan umroh.

Ahmad Ridho yang menyelesaikan pendidikan S-1 hingga S-3 di Universitas Muhammad V di Kasablanka mengatakan, nama organisasi itu juga terinspirasi kata “himam” yang merupakan bentuk jamak dari kata “himah” dalam bahasa Arab. Artinya, keinginan yang kuat.

“Kita memiliki keinginan yang kuat untuk berperan menjadi jembatan bagi hubungan baik kedua negara,” ujarnya dalam sambutan.

Ahmad Ridho juga mengatakan, Himami bersedia membantu Kementerian Agama RI mencari calon mahasiswa dari Indonesia untuk mendapatkan beasiswa dari Kerajaan Maroko. Setiap tahun, Maroko memberikan beasiswa kepada 15 mahasiswa Indonesia untuk menempuh pendidikan di Maroko.

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag Dr. Arskal Salim dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas tawaran yang disampaikan Himami itu. Dia juga mengatakan, beasiswa untuk anak-anak Indonesia yang diberikan Maroko memperlihatkan bahwa kedua negara memiliki hubungan yang sangat baik dan signifikan. [dem]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya