Berita

Hendri Zainuddin/Dok

Nusantara

Waroeng Dhuafa Insan Cita Prioritaskan Menengah Bawah

MINGGU, 20 JANUARI 2019 | 15:06 WIB | LAPORAN:

Paket makanan yang dijual di warung ini terbilang sangat murah per porsinya.

Per porsi terdiri dari nasi, lauk ayam atau ikan, sayur ditambah sambal hanya seharga Rp 6 ribu.

Memang tak menguras kocek karena didedikasikan untuk kaum miskin dan dhuafa.


Waroeng Dhuafa Insan Cita inisiatif Hendri Zainudin ini terletak di Depok dan baru beroperasi tiga hari.

"Meski harganya murah, namun kami tetap memberikan porsi yang cukup," kata Hendri yang senator.

Ayam yang dimasak berukuran besar yang dipotong delapan bagian. Begitu pula ikannya.

Hendri menjelaskan, warung yang didirikannya itu memprioritaskan pembeli dari kalangan menengah ke bawah termasuk tukang ojek, sopir angkot, dan buruh/karyawan.

"Selain itu kami juga menyediakan bila ada kelompok pengajian atau kelompok mana saja yang ingin berbagi makanan dengan anak-anak yatim piatu," lanjut Hendri.

Saat pembukaan Jumat (18/1) lalu, pengurus membagikan sekitar 130 porsi nasi kepada warga sekitar.

Manajer Waroeng Dhuafa Insan Cita, Nurhasanah mengaku respon warga sekitar sangat bagus.

"Mereka membantu dengan sangat baik segala persiapan kami," kata Nurhasanah.

Menurut Hendri, agar tidak mengganggu bisnis di sekitarnya, warung dibuka hanya tiga jam, mulai pukul 10 pagi - 3 sore dengan take a way system.

'Membuka warung ini merupakan keinginan bersama kami," kata Hendri mewakili Forum Alumni HMI Cabang Palembang se-Jabodetabek.

Ketika pertama kali dilontarkan, gagasan ini disambut para anggota Forum Alumni HMI Cabang Palembang se Jabodetabek. Masing-masing anggota menyumbang untuk mendirikan warung, baik dalam bentuk barang maupun uang.

"Termasuk ruko yang menjadi lkasi warung ini menggunakan eks kantor notaris Erka Fenny Masyitoh," jelas Hendri.[wid]

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

PJJ dan WFH Didorong Jadi Standar Baru di Jakarta

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:02

Prajurit di Perbatasan Wajib Junjung Profesionalisme dan Disiplin

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:00

Airlangga Bidik Investasi Nvidia hingga Amazon

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:42

Indonesia Jadi Magnet Event Internasional

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:26

Macron Cemas, Prabowo Tawarkan Jalan Tengah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:23

Rismon Sianipar Putus Asa Hadapi Kasus Ijazah Jokowi

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:11

Polda Metro Terima Lima LP terkait Materi Mens Rea Pandji

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:09

Prabowo Jawab Telak Opini Sesat Lewat Pencabutan Izin 28 Perusahaan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:26

Polisi Bongkar 'Pabrik' Tembakau Sintetis di Kebon Jeruk

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:16

Pesan Prabowo di WEF Davos: Ekonomi Pro Rakyat Harus Dorong Produktivitas

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:04

Selengkapnya