Berita

Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, Ni Putu Eka Wiryastuti dan Ahmad Basarah/Dok

Nusantara

Lewat Salawatan, Bupati Tabanan Deklarasi Kebhinekaan

MINGGU, 20 JANUARI 2019 | 13:43 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Masyarakat Tabanan, Bali konsisten menjaga citra diri sebagai kabupaten yang harmoni dan selalu menjaga kerukunan antar umat beragama.

Teranyar, Pemerintah Kabupaten Tabanan bersama masyarakat mendeklarasikan “Kebhinekaan dalam Membumikan Pancasila”. Acara ini dikemas dalam acara salawatan bertajuk “Tabanan Harmoni Salawat untuk Negeri”.

Salawat dipandu langsung oleh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, di Lapangan Alit Saputra, Kabupaten Tabanan, Sabtu (19/1) malam.


Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mengatakan, deklarasi ini sebagai penegasan bahwa sejak dulu Tabanan merupakan daerah yang majemuk dan terdiri dari berbagai umat beragama, suku dan ras. Meski beragam, masyarakat Tabanan tetap mampu hidup berdampingan dengan rukun dan harmonis.

"Ini bisa menjadi contoh bagi kita, bagaimana kita menjaga nusa dan bangsa, bagaimana kecintaan kita dan membumikan Pancasila bahwa negara Indonesia merupakan negara yang besar, yang mempunyai umat yang luar biasa yang mencintai bangsanya," tegasnya.

Wakil Ketua MPR, Ahmad Basarah yang ikut hadir dalam acara itu mengapresiasi konsistensi warga Tabanan.

Dengan menyaksikan deklarasi tesebut, Basarah mengaku tidak heran kabupaten ini pernah meraih penghargaan Harmony Award pada tahun 2017 silam dari Kementerian Agama.

"Karena pada malam hari ini, beliau (Eka) berhasil membuktikan bahwa indahnya kita hidup di negeri Pancasila ini, negeri yang umatnya saling menghormati, negeri yang umatnya saling menghargai," puji wasekjen DPP PDI Perjuangan terrsebut.

Selain Basarah, acara ini turut dihadiri Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Bupati Badung  I Nyoman Giri Prasta, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Ketua DPRD Provinsi Bali I Nyoman Adi Wiryatama dan Ketua DPRD Kabupaten Tabanan I Ketut Suryadi.[wid]

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

PJJ dan WFH Didorong Jadi Standar Baru di Jakarta

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:02

Prajurit di Perbatasan Wajib Junjung Profesionalisme dan Disiplin

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:00

Airlangga Bidik Investasi Nvidia hingga Amazon

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:42

Indonesia Jadi Magnet Event Internasional

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:26

Macron Cemas, Prabowo Tawarkan Jalan Tengah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:23

Rismon Sianipar Putus Asa Hadapi Kasus Ijazah Jokowi

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:11

Polda Metro Terima Lima LP terkait Materi Mens Rea Pandji

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:09

Prabowo Jawab Telak Opini Sesat Lewat Pencabutan Izin 28 Perusahaan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:26

Polisi Bongkar 'Pabrik' Tembakau Sintetis di Kebon Jeruk

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:16

Pesan Prabowo di WEF Davos: Ekonomi Pro Rakyat Harus Dorong Produktivitas

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:04

Selengkapnya