Berita

Donald Trump/Net

Politik

Bukan Jokowi, Tapi Donald Trump Di Balik Pembebasan Abu Bakar Ba’asyir

SABTU, 19 JANUARI 2019 | 16:18 WIB | OLEH: MEGA SIMARMATA

Sosok Ustaz Abu Bakar Ba’asyir kini mencuri perhatian kita karena semua pemberitaan nasional menuliskan rencana pembebasan beliau.

Ada spekulasi yang mengatakan ini adalah kebaikan hati Presiden Joko Widodo.

Menurut analisa saya, ini bukan kebaikan hati Presiden Jokowi.


Sebaik apapun Jokowi ingin ditampilkan di hadapan publik, peran atau pengaruh negara adidaya Amerika Serikat tak bisa diabaikan.

Dua Presiden Amerika Serikat meminta secara tegas penangkapan terhadap Ustaz Abu Bakar Baasyir dan harus menahan di dalam penjara.

Pertama Presiden AS ke-43 George W Bush.

Beliau meminta kepada Presiden Megawati Soekarnoputri agar Ustaz Abu ditangkap tetapi Ibu Megawati tidak bersedia.

Akhirnya penangkapan terhadap Ustaz Abu bisa direalisasikan pada Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Tanggal 20 Januari 2009, terjadi pergantian kepemimpinan nasional di AS, dari George W Bush kepada Barack Obama.

Obama memerintah selama 2 periode yaitu dari tahun 2009 sampai 2017.

Sepanjang Obama berkuasa selama 8 tahun, Ustaz Abu tetap mendekam di penjara.

Tanggal 20 Januari 2017, terjadi pergantian kepemimpinan nasional di AS, dari Barack Obama kepada Donald Trump.

AS, tidak lagi mencereweti dan menekan Indonesia, untuk tetap menahan Ustadz Abu.

Jadi, bukan karena kebaikan hati Jokowi, maka Ustadz Abu bisa dibebaskan.

Tapi karena sebuah negara yang sangat amat super power yang kini dipimpin seorang Presiden yang nyentrik, Donald Trump, tidak mempermasalahkan jika seorang Ustadz Abu diberi kebebasan untuk kembali berkumpul bersama keluarganya di usia senja. [***]

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Penegakan Hukum Sengketa Perubahan Legalitas Soksi Tak Boleh Tebang Pilih

Senin, 18 Mei 2026 | 00:23

MUI Lega Sidang Isbat Iduladha Tak Munculkan Perbedaan

Senin, 18 Mei 2026 | 00:04

Rombongan Trump Buang Semua Barang China, Pengamat: Perang Intelijen Masuk Level Paranoia Strategis

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:34

GEM Kembangkan Ekosistem Industri Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:13

Data Besar, Nasib Berceceran

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:00

Bobotoh Penuhi Jalanan Kota Bandung, Otw Hattrick Juara!

Minggu, 17 Mei 2026 | 22:40

Relawan: Maksud Prabowo Soal Warga Desa Tak Pakai Dolar Baik

Minggu, 17 Mei 2026 | 22:12

Bagaimana Nasib Jakarta Setelah Putusan MK?

Minggu, 17 Mei 2026 | 21:44

Teguh Santosa: Indonesia Tidak Bisa Berharap pada Kebaikan Negara Lain

Minggu, 17 Mei 2026 | 21:00

BNI: Kemenangan Leo-Daniel Hadiah Istimewa untuk Rakyat Indonesia

Minggu, 17 Mei 2026 | 20:41

Selengkapnya