Berita

Assad/Net

Dunia

Aktivis Anti-Assad Diduga Dibunuh Dalam Serangan Kapak Di Jerman

JUMAT, 18 JANUARI 2019 | 23:05 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang aktivis Suriah meninggal dunia dalam serangan brutal yang terjadi di Hamburg, Jerman pekan ini.

Dia adalah Mohamed Joune, seorang peria berusia 48 tahun. Dia pingsan di jalan pada awal pekan ini setelah tersandung keluar dari sebuah gedung. Namun dia ditemukan berdarah karena luka kepala yang parah tetapi masih sadar ketika paramedis membawanya ke rumah sakit. Dia kemudian meninggal karena luka-lukanya.

Joune mengalami beberapa serangan ke kepala dari benda yang diduga merupakan kapak.


Joune sendiri adalah orang yang lama tinggal di Jerman. Dia bekerja sebagai apoteker dan memiliki beberapa properti di Harburg.

Selain bekerja, dia juga menjalankan sebuah organisasi nirlaba yang disebut Union of Syria Abroad, yang memberikan bantuan kemanusiaan kepada para korban perang di Suriah.

Situs web organisasi itu, yang didirikan pada 2011, menyatakan tujuannya adalah untuk meringankan penderitaan rakyat Suriah, terutama perempuan dan anak-anak, baik di Suriah maupun di negara-negara tetangga.

Keterlibatan Joune dalam organisasi yang berfokus pada Suriah dan penentangannya terhadap Presiden Suriah, Bashar al-Assad dicurigai menjadi alasan dia menjadi sasaran penyerangan.

"Kemungkinannya adalah bahwa Mohamed terbunuh karena kegiatan politiknya," kata seorang teman Joune yang disembunyikan identitasnya, mengutip The Guardian (Jumat, 18/1).

Dia juga mencatat bahwa tak lama sebelum kematiannya, Joune telah membahas kemungkinan mengadakan demonstrasi untuk menandai peringatan pemberontakan terhadap Assad di Suriah.

Polisi sedang menyelidiki pembunuhan itu dan mencari semua kemungkinan. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya