Berita

Bunga/Net

Dunia

Brexit Tanpa Kesepakatan Bisa Ganggu Penjualan Bunga Pada Hari Ibu Di Inggris

JUMAT, 18 JANUARI 2019 | 22:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Keputusan para anggota parlemen Inggris untuk membatalkan kesepakatan Brexit yang didorong oleh Perdana Menteri Theresa May pekan ini menyebabkan kekhawatiran akan ekspor bunga ke Inggris di Hari Ibu nanti.

Bila nantinya Inggris memutuskan akan keluar dari Uni Eropa tanpa kesepakatan, maka hal itu akan berimbas buruk pada eksportir bunga dari Belanda. Negara itu diketahui bertanggung jawab atas 80 persen bunga yang dijual di toko-toko Inggris.

LTO Nederland, sebuah organisasi yang mewakili produsen pertanian Belanda, secara resmi memperingatkan anggota mereka tentang masalah besar yang mungkin saja terjadi jika mereka tidak bisa mengirim bunga ke Inggris sebelum tenggat waktu Brexit, yakni Jumat 29 Maret 2019.


"Untuk sektor florikultura, penting juga bahwa 31 Maret adalah Hari Ibu di Inggris. (Hari itu adalah) titik penjualan penting bagi pemasok bunga dan tanaman. Diharapkan karena kekurangan fasilitas dan karyawan, akan ada masalah besar di perbatasan, dan karenanya penundaan," kata LTO Nederland seperti dimuat The Guardian (Jumat, 18/1).

Setelah keluar dari Uni Eropa, kecuali ada masa transisi status quo 21 bulan, seperti yang direncanakan dalam kesepakatan Brexit ala May, perdagangan lancar saat ini akan dibatasi oleh bea cukai dan pemeriksaan fitosanitari.

Penundaan tersebut akan membuat bunga-bunga layu dan rak toko bunga kosong di Inggris.

Sekitar 825 juta euro bunga dan tanaman dijual oleh perusahaan Belanda ke Inggris pada tahun 2018 lalu. Jumlah itu menurun dari ekspor tahun 2016 senilai 950 juta euro karena penurunan nilai poundsterling. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya