Berita

Duterte/Net

Dunia

Presiden Sri Lanka Siap Tiru Kampanye Melawan Narkoba Ala Duterte

JUMAT, 18 JANUARI 2019 | 22:28 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Sri Lanka Maithripala Sirisena memuji Presiden Filipina Ropdrigo Duterte yang berani melancarkan kampanye agresif perang melawan narkoba. Dia menyebut bahwa hal itu adalah contoh bagi dunia.

Dalam pidatonya saat berkunjung ke Filipina pekan ini, Sirisena mengatakan bahwa dia bermaksud untuk meniru pendekatan ala Duterte dalam menanggulangi peredaran narkoba.

"Perang melawan kejahatan dan narkoba yang Anda lakukan adalah contoh bagi seluruh dunia, dan secara pribadi bagi saya," kata Sirisena.


"Ancaman narkoba merajalela di negara saya dan saya merasa bahwa kita harus mengikuti jejak Anda untuk mengendalikan bahaya ini," tambahnya seperti dimuat The Guardian (Jumat, 18/1).

Dalam pernyataan terpisah, Duterte mengatakan bahwa visi mereka yang selaras dapat berarti bermitra dengan Sri Lanka di masa depan untuk menangani perdagangan narkoba internasional.

Pidato itu bukan pertama kali Sirisena mengisyaratkan kekagumannya atas perang Duterte terhadap narkoba. Pada bulan Juli tahun lalu, Sri Lanka mengakhiri moratorium 43 tahun atas eksekusi untuk mengembalikan hukuman gantung kepada pengedar narkoba, sebuah langkah yang menurut presiden Sri Lanka diilhami langsung oleh kebijakan Duterte di Filipina.

Selama pertemuan kabinet pada bulan Juli, Sirisena mengatakan dia siap menandatangani "surat kematian" dari pelanggar narkoba berulang. [mel]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya