Berita

Muhammad Ali/Net

Dunia

Muhammad Ali Diabadikan Jadi Nama Bandara Di Louisville

KAMIS, 17 JANUARI 2019 | 18:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Petinju profesional asal Amerika Serikat, Muhammad Ali semasa hidupnya pernah berkata, keagungannya datang dan mulai di Louisville, kota asalnya.

Kini, selang hampir tiga tahun setelah dia wafat, nama besar Muhammad Ali akan diabadikan menjadi nama bandara di Louisville, Kentucky, Amerika Serikat.
Keputusan itu diumumkan oleh otoritas Louisville pada Rabu (16/1), atau satu hari sebelum hari kelahiran Ali.

"Muhammad Ali milik dunia, tetapi dia hanya memiliki satu kampung halaman, dan untungnya, itu adalah kota besar Louisville kita," kata Walikota Louisville, Greg Fischer.

"Muhammad Ali milik dunia, tetapi dia hanya memiliki satu kampung halaman, dan untungnya, itu adalah kota besar Louisville kita," kata Walikota Louisville, Greg Fischer.

"Muhammad menjadi salah satu orang paling terkenal yang pernah berjalan di Bumi dan telah meninggalkan warisan kemanusiaan dan atletis yang telah mengilhami miliaran orang," jelasnya.

Dia mengumumkan bahwa nama Muhammad Ali akan menggantikan nama bandara Louisville saat ini.

"Adalah penting bahwa kita, sebagai sebuah kota, juara lanjutan warisan The Champ," lanjut Fischer.

"Dan penggantian nama bandara adalah langkah indah berikutnya," tegasnya.

Dewan Otoritas Bandara Regional Louisville menyetujui rencana Fischer untuk mengganti nama bandara. Meski begitu, kode bandara SDF tidak akan berubah.

Kelompok kerja otoritas bandara mulai bertemu pada November 2017 untuk mempertimbangkan penggantian nama bandara setelah Ali meninggal dunia.

Anggota dewan Dale Boden mengatakan penelitian dan survei kelompok terhadap audiensi lokal dan nasional mengungkapkan bahwa Ali diakui secara universal dan dikenang secara positif oleh sebagian besar orang. Namun banyak yang tidak tahu Ali berasal dari Louisville.

"Kami merasakan kesimpulan yang jelas bahwa profil kota kami dapat sangat ditingkatkan dengan mengaitkan nama Ali dengan bandara kami," kata Boden. Dia menambahkan bahwa para pejabat berharap perubahan nama pada akhirnya akan menghasilkan peningkatan lalu lintas di bandara ketika kota meningkat promosi pariwisata terkait dengan Muhammad Ali.

Sementara itu, Direktur eksekutif dari Otoritas Bandara Regional Louisville, Dan Mann, mengatakan bahwa bandara harus memberi tahu Administrasi Penerbangan Federal (FAA) mengenai perubahan nama tersebut. Persetujuan FAA harus datang dengan cukup cepat karena kode SDF tidak akan berubah.

Pejabat kemudian harus menyelesaikan perjanjian dengan Muhammad Ali Enterprises LLC untuk penggunaan nama dan rupa Ali.

"Saya pikir kami 99 persen di sana dengan perjanjian itu, sehingga itu benar-benar akan menjadi langkah kedua yang kami pikir dapat kami lakukan dalam satu atau dua minggu ke depan," kata Mann seperti dimuat Courier Journal. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kapal-kapal yang Tertinggal

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:55

Teriakan ‘Bapak Aing’ Sambut Kirab Milangkala Tatar Sunda

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:36

Kebahagiaan Mahasiswa Baru

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:20

Pemerintah Mestinya Terbuka soal Harga Keekonomian BBM Bersubsidi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:59

Nelayan Tradisional Soroti Tiga Isu Mendesak Masyarakat Pesisir

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:45

ASEAN dan Tantangan Ketahanan Energi Kawasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:25

Eks Wakapolda Sulsel Jabat Kapolda Sulteng

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:59

KIOTEC Kunjungi Korsel Perkuat Kapasitas SDM Kelautan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:40

Meritokrasi dan Integritas dalam Promosi Perwira Tinggi TNI-Polri

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:28

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya