Berita

Kanter/Net

Dunia

Dituding Pendukung Gulen, Turki Minta Ekstradisi Pemain NBA

KAMIS, 17 JANUARI 2019 | 17:57 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Jaksa penuntut Turki meminta ekstradisi seorang pemain NBA, Enes Kanter karena dinilai memiliki hubungan dengan ulama Turki yang berbasis di Amerika Serikat, Fethullah Gulen.

Kanter merupakan seorang kritikus vokal Presiden Tayyip Erdogan. Dia didakwa oleh pengadilan Turki tahun lalu atas tuduhan keanggotaan kelompok teroris bersenjata setelah dihubungi berulang kali oleh orang-orang yang dekat dengan Gulen.

Kabar tersebut dimuat kantor berita Turki, Anadolu pada Rabu (16/1), dan dikutip ulang Reuters. Namun kantor kejaksaan Istanbul belum mengeluarkan komentar resmi.


Permintaan ekstradisi itu dikabarkan mencakup komentar media sosial yang dibuat tentang Gulen oleh Kanter, yang telah sering menyatakan dukungannya untuk ulama tersebut.

Menanggapi isu tersebut, Kanter melalui akun Twitternya membantah melakukan kesalahan.

"Pemerintah Turki tidak bisa menyajikan bukti apa pun atas kesalahan saya," katanya.

"Saya bahkan tidak punya tiket parkir di Amerika Serikat," sambungnya.

"Saya selalu menjadi penduduk yang taat hukum," tambah Kanter.

Turki sebelumnya mencabut paspor Kanter dan menyatakannya sebagai buron atas dukungannya pada Gulen, yang dituduh Ankara sebagai pendukung upaya kudeta gagal tahun 2016 lalu. Tuduhan iotu dibantah keras oleh Gulen.

Kemudian pada Mei 2017, Kanter ditolak masuk ke Rumania karena pembatalan paspor Turki-nya.

Awal bulan ini, Kanter mengatakan dia tidak akan pergi ke London untuk pertandingan dengan tim NBA-nya karena dia khawatir dia bisa dibunuh karena mengkritik Erdogan. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya