Berita

Putin/Net

Dunia

Putin: AS Tegaskan Dominasi Di Balkan Saat Makedonia Ganti Nama

RABU, 16 JANUARI 2019 | 23:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Rusia Vladimir Putin angkat bicara dalam pertikaian tentang perubahan nama Makedonia. Dia menuduh Amerika Serikat dan sekutunya mendestabilisasi Balkan dengan menegaskan peran dominan mereka di wilayah tersebut.

Putin mengkritik apa yang dia gambarkan sebagai upaya yang disengaja untuk meningkatkan pengaruh Barat di bagian wilayah yang sejak lama berada di dalam orbitnya sendiri.

"Kebijakan Amerika Serikat dan beberapa negara barat lainnya di Balkan, yang berupaya menegaskan dominasi mereka di kawasan itu, telah menjadi faktor destabilisasi yang serius," kata Putin seperti dimuat The Guardian.


"Ini pada akhirnya akan meningkatkan ketidakpercayaan dan ketegangan di Eropa, daripada meningkatkan stabilitas." sambungnya.

Putin juga menyesalkan kebijakan ekspansi "destruktif" NATO di semenanjung Balkan yang secara historis bergejolak.

"Kami telah berulang kali mengatakan bahwa kami melihat ekspansi NATO sebagai peninggalan perang dingin, strategi militer dan politik yang kurang informasi dan merusak," katanya kepada surat kabar lokal.

Pekan lalu, anggota parlemen Makedonia mengesahkan perjanjian penting yang akan mengubah nama negara Balkan yang strategis, Republik Makedonia Utara dalam sebuah langkah yang sekarang membuka jalan bagi keanggotaan NATO.

Kesepakatan perubahan nama, yang dicapai setelah hampir 30 tahun berselisih dengan Yunani, diperkirakan akan diratifikasi oleh anggota parlemen di Athena dalam beberapa hari setelah pemungutan suara kepercayaan di parlemen Yunani. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya