Berita

Bolsonaro/Net

Dunia

Presiden Brazil Teken Dekrit Permudah Kepemilikan Senjata Api

SELASA, 15 JANUARI 2019 | 22:47 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Brazil Jair Bolsonaro menandatangani sebuah dekrit sementara untuk memudahkan orang Brazil untuk membeli senjata.

Dekrit ini diteken pada hari ini (Selasa, 15/1). Ini adalah sebuah langkah pertama menuju janji kampanye untuk membatalkan peraturan ketat yang pada dasarnya melarang warga sipil untuk membawa senjata.
Dekrit itu, yang akan kadaluwarsa kecuali diratifikasi dalam 120 hari oleh Kongres, akan menghapus peran "bebas" yang dimainkan oleh polisi federal dalam menyetujui permintaan warga sipil untuk membeli senjata. Bolsonaro mengatakan bahwa keputusan tentang siapa yang bolah atau tidak boleh membawa senjata sepenuhnya subjektif.

Pada 2017, data pemerintah tahun lalu tersedia, sekitar 330 ribu warga sipil di Brazil secara resmi terdaftar memiliki senjata.

Pada 2017, data pemerintah tahun lalu tersedia, sekitar 330 ribu warga sipil di Brazil secara resmi terdaftar memiliki senjata.

Dikabarkan Reuters, data akurat tentang berapa banyak senjata api ilegal di Brazil sulit didapat, tetapi studi sebelumnya dari Kementerian Kehakiman menunjukkan bahwa hampir 8 juta senjata ada di negara itu secara ilegal.

Bolsonaro, yang merupakan seorang kapten militer menjabat pada 1 Januari lalu, Bolsonaro ingin membatalkan undang-undang 2003 yang sama dengan larangan warga sipil untuk membeli senjata, dengan alasan bahwa warga Brazil memiliki hak untuk membawa senjata dan membela diri dari penjahat. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya