Berita

Foto/RMOL

Bisnis

Ombudsman: Kenaikan Tarif Pesawat Masif Sesuai Aturan

SELASA, 15 JANUARI 2019 | 21:57 WIB | LAPORAN:

Kenaikan tarif pesawat yang dilakukan oleh maskapai nasional tidak melanggar aturan. Harga yang ditetapkan masih seusai dengan regulasi yang ada.

Demikian disampaikan Anggota Ombudsman Alvin Lie di Jakarta, Selasa (15/10).

Regulasi yang dimaksud Alvin adalah tarif batas atas dan tarif batas bawah sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 14 Tahun 2016 tentang Mekanisme Formulasi Perhitungan dan Penetapan Tarif Batas Atas dan Tarif Batas Bawah Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri.


"Terkait harga tiket yang dikomplain naik drastis ini, kami mencermati tidak ada satu maskapai yang melanggar batas bawah maupun batas atas. Dari peraturan perundang-undangan, tidak ada yang dilanggar," kata dia.

Dia mengatakan kenaikan harga tiket paling banyak dikeluhkan oleh pengguna maskapai berbiaya rendah (Low Cost Carrier/LCC). Berdasarkan daftar Kementerian Perhubungan, maskapai LCC di Indonesia saat ini adalah Lion Air, Wings Air dan Citilink Indonesia.

"Sebab biasanya mendapatkan harga murah, banting-bantingan harga, bermainnya pada kisaran atas bawah. Tapi sekarang bergerak mendekati harga keekonomian," lanjut Alvi.

Kondisi tersebut, menurut dia, ditambah dengan kebijakan maskapai tertentu memberlakukan bagasi berbayar. Selain tarif tiket yang naik, namun bagasi juga berbayar.

Para pengguna maskapai kelas medium dan full service, kata dia, cenderung tidak mempermasalahkan kenaikan harga tiket.

"Mereka tahu kenaikan tiket masih dalam batas normal," tukas Alvin Lie.[dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya