Berita

Dunia

Menlu AS: Saudi Pastikan Penegakkan Hukum Pada Pembunuh Jamal Khashoggi

SELASA, 15 JANUARI 2019 | 08:51 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo mengatakan, para pemimpin Saudi telah meyakinkannya bahwa setiap orang yang bertanggung jawab atas pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi akan dimintai pertanggungjawaban.

Hal itu disampaikan Pompeo saat berkunjung ke Riyadh awal pekan ini. Dia mengatakan bahwa dalam kunjungan itu, dia juga mengangkat sejumlah masalah hak asasi manusia dengan Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS), termasuk aktivis hak-hak perempuan yang telah ditahan selama berbulan-bulan dan beberapa orang diduga disiksa.

"Mereka berdua (Raja Salman dan MBS) mengakui bahwa pertanggungjawaban perlu dilakukan. Mereka berbicara tentang proses yang terjadi di dalam negara mereka, baik proses investigasi dan proses pengadilan yang sedang berlangsung," kata Pompeo seperti dimuat Reuters.


"Mereka menegaskan kembali komitmen mereka untuk mencapai tujuan, harapan yang kami tetapkan untuk mereka," sambungnya.

Pompeo terakhir mengunjungi Riyadh dua minggu setelah Khashoggi menghilang untuk menekan sekutu utama Amerika Serikat di Timur Tengah itu mengenai keberadaan kontributor Washington Post, yang menghilang setelah memasuki konsulat untuk mendapatkan dokumen pernikahan.

"Di mana teman-teman berpikir yang lain telah gagal, saya sangat jelas dan jujur ​​tentang hal-hal di mana Amerika tidak puas dengan dan di mana mereka tidak memenuhi harapan kita," kata Pompeo.

Khashoggi, orang dalam kerajaan lama yang telah menjadi kritikus putra mahkota, diketahui meninggal dunia pada awal Oktober 2018 di konsulat kerajaan Istanbul.

Sebuah penilaian CIA menyalahkan putra mahkota karena memerintahkan pembunuhan itu, yang disangkal para pejabat Saudi. Setidaknya 21 orang Saudi sedang diselidiki dalam kasus ini, dengan lima orang menghadapi hukuman mati. Lima pejabat juga dipecat, termasuk penasihat senior kerajaan. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kapal-kapal yang Tertinggal

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:55

Teriakan ‘Bapak Aing’ Sambut Kirab Milangkala Tatar Sunda

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:36

Kebahagiaan Mahasiswa Baru

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:20

Pemerintah Mestinya Terbuka soal Harga Keekonomian BBM Bersubsidi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:59

Nelayan Tradisional Soroti Tiga Isu Mendesak Masyarakat Pesisir

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:45

ASEAN dan Tantangan Ketahanan Energi Kawasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:25

Eks Wakapolda Sulsel Jabat Kapolda Sulteng

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:59

KIOTEC Kunjungi Korsel Perkuat Kapasitas SDM Kelautan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:40

Meritokrasi dan Integritas dalam Promosi Perwira Tinggi TNI-Polri

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:28

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya