Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Bikin Ancaman Teror Palsu, Pensiunan Tukang Listrik Dibui Empat Tahun

SENIN, 14 JANUARI 2019 | 19:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang pensiunan Ceko dijebloskan ke dalam penjara selama empat tahun karena melakukan pelanggaran terorisme. Ironisnya, hukuman itu dipenjara karena keyakinan anti-migran yang diamininya.

Dia adalah Jaromir Balda berusia 71 tahun. Dia dengan sengaja menebang pohon untuk memblokir jalur kereta api dan meninggalkan pesan di tempat kejadian yang menyatakan "Allahu Akbar". Kalimat itu adalah kalimat puji-pujian bagi Sang Pencipta untuk umat Muslim, namun belakangan kerap disalah artikan karena digunakan sejumlah teroris saat melakukan penyerangan.

Pohon yang ditebang itu diletakkan di rel dekat kota Mlada Boleslav, sekitar 50 km utara Praha pada tahun 2017 silam.


Akibat ulahnya tersebut, dua kereta penumpang menabrakbatang pohon tersebut. Namun tidak ada korban tewas atau terluka akibat insiden itu.

Setelah melewati proses hukum, pengadilan memerintahkan perawatan psikiatris untuk simpatisan sayap kanan itu.

"Saya tidak ingin melakukan teror, saya ingin menentangnya," kata Balda yang merupakan pensiunan tukang listrik itu kepada pengadilan regional di Praha, seperti dimuat BBC (Senin, 14/1).

Balda juga mengatakan dia bingung dengan obat tekanan darah yang dia minum. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya