Bawaslu/Net
Bawaslu/Net
Herman Qadir selaku kuasa hukum OSO menyatakan bahwa putusan Bawaslu tersebut tidak sesuai dengan perintah Pengadilan Tata Usaha Negara yang hanya mewajibkan Komisi Pemilihan Umum untuk memasukkan nama OSO dalam daftar calon tetap (DCT).
"Putusan itu tidak ada kata-kata harus menyerahkan surat pengunduran diri karena kami berpedoman pada putusan TUN. Putusan TUN itu menyatakan bahwa mencatat nama Oesman Sapta ke dalam DCT," jelasnya usai sidang di Gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (9/1).
Populer
Minggu, 05 April 2026 | 09:04
Sabtu, 04 April 2026 | 02:17
Rabu, 01 April 2026 | 18:05
Sabtu, 04 April 2026 | 02:23
Selasa, 07 April 2026 | 05:19
Selasa, 07 April 2026 | 11:56
Senin, 06 April 2026 | 05:31
UPDATE
Rabu, 08 April 2026 | 19:50
Rabu, 08 April 2026 | 19:41
Rabu, 08 April 2026 | 19:19
Rabu, 08 April 2026 | 19:18
Rabu, 08 April 2026 | 19:05
Rabu, 08 April 2026 | 19:02
Rabu, 08 April 2026 | 19:00
Rabu, 08 April 2026 | 18:51
Rabu, 08 April 2026 | 18:44
Rabu, 08 April 2026 | 18:42