Berita

Menlu Retno/RMOL

Politik

Menlu: Indonesia Akhirnya Punya Database WNI Yang Kredibel

RABU, 09 JANUARI 2019 | 19:20 WIB | LAPORAN:

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terus berupaya menggenjot upaya perlindungan bagi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di luar negeri.

Di awal tahun ini, kementerian yang dipimpin Menteri Luar Negeri Retno Marsudi itu meluncurkan portal Peduli WNI. Portal ini merupakan platform tunggal pelayanan dan perlindungan WNI.

“Untuk pertama kalinya, kita akan memiliki database WNI di luar negeri yang lebih kredibel," ujarnya dalam pemaparan Pernyataan Pers Tahunan Menteri (PPTM) 2019 di Ruang Nusantara, Kemlu, Kawasan Pejambon, Jakarta Pusat, Rabu (9/1).


Tidak hanya database, portal ini juga akan mengintegrasi sistem pelayanan WNI di luar negeri. Sehingga sistem pelayanan bisa seragam di seluruh perwakilan RI di luar negeri.

Portal Peduli WNI merupakan perpaduan kerja sama antara Direktorat Jenderal Imigrasi Hukum dan Hak Asasi Manusia, Direktorat Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Ditjen Imigrasi Kumham, Ditjen Dukcapil Kemendagri, dan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI).

Tidak hanya Peduli WNI, Kemlu juga telah meluncurkan berbagai inovasi lain, seperti Welcoming SMS Blast yang memberikan informasi nomor telepon perwakilan RI di luar negeri. Kemudian Safe Travel, untuk memastikan perlindungan dalam genggaman bagi setiap WNI yang sedang bepergian.

Selanjutnya di bidang regulasi, pemerintah memperkuat instrumen perlindungan pada semua tingkatan seperti pengesahan UU 18/2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, dan Permenlu 5/2018 tentang Pelindungan WNI yang komprehensif.

Terakhir, mendorong pembahasan isu perlindungan dan migrasi pada tataran kawasan dan internasional. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya