Berita

Gedung KPK/Net

Politik

Prestasi KPK Bikin Koruptor Tak Nyaman

RABU, 09 JANUARI 2019 | 17:32 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Teror bom yang terjadi di kediaman dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat banyak pihak terkejut. Tak terkecuali, pegiat anti korupsi yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Tolak Aktor Koruptor (Gertak).

Dewan Pembina Gertak, Frans Immanuel T Saragih menilai komisi pimpinan Agus Rahardjo itu telah melakukan langkah-langkah positif dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.

“Walaupun tidak semua laporan ke KPK berhasil dituntaskan, tetapi Gertak mengapresiasi positif akan progres yang dilakukan,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (9/1).


Prestasi KPK diduga telah membuat para pelaku korupsi di negeri ini tidak nyaman. Dia pun mendesak aparat penegak hukum untuk mencari tahu hubungan antara teror bom tersebut dengan prestasi positif KPK.

“Perlu ditelaah apakah ini ada kaitannya dengan hasil-hasil positif yang telah dicapai KPK. Oleh karena itu, kepada pihak yang berwenang untuk dapat membantu penyelidikan atas insiden tersebut,” harapnya.

Lebih lanjut, Frans mengingatkan kepada para pelaku korupsi di tanah air untuk tidak coba-coba mengganggu KPK. Sebab, mereka akan berhadapan dengan rakyat Indonesia yang menginginkan negara bebas dari rasuah.

“Rakyat Indonesia sangat berharap KPK dapat menjadi lembaga dan instrumen yang dapat memenuhi harapan masyarakat tersebut,” tandasnya. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya