Berita

First-Ever BMW i8/Net

Otomotif

First-Ever BMW i8, Mobil Listrik Buat Maniak Sport

SELASA, 08 JANUARI 2019 | 10:36 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

BMW Group Indonesia mulai memasarkan mobil teranyar, First-Ever BMW i8 Roadster.

First-Ever BMW i8 Roadster ini diklaim sebagai mobil listrik yang progresif.

President Director BMW Group Indonesia, Ramesh Di­vyanathan mengatakan, mobil listrik ini diciptakan untuk para maniak mobil sport.


"First-Ever BMW i8 Roadster ditujukan untuk mereka yang fa­natik dengan otomotif terutama mereka yang penasaran dengan inovasi sports car," kata dia da­lam keterangan pers, kemarin.

BMW i8 Roadster ini merepresentasikan beberapa ele­men inti dari merk BMW, seperti desain ikonik, teknologi visioner, sustainability, dan Sheer Driving Pleasure.

Untuk memiliki sport ini, calon konsumen harus rela mengeluarkan uang sebanyak Rp 3,9 miliar.

BMW i8 Roadster hadir dengan teknologi listrik. Baterai lithium-ion terobosan baru terletak di bagian tengah kendaraan sehingga menam­bah kedinamisan kendaraan.

Kapasitas sel baterai dibi­lang baru karena mengalami kenaikan dari 20 menjadi 34 Ampere-hour (Ah).

Selain itu, kapasitas gross energi naik dari 7.1 menjadi 11.6 kilo watt hour (kWh) (net: 9.4 kWh). Artinya mo­tor listrik miliki lebih banyak energi untuk digunakan.

BMW i8 Roadster ini da­pat digerakkan dengan listrik murni dari posisi diam hingga kecepatan 105 km/jam, naik dari 70 km/jam dari BMW i8.

"Untuk pembakarannya hanya akan digunakan pada kece­patan yang tinggi," terangnya.

Dengan menekan tombol eDrive memungkinkan kendaraan berakselerasi hingga 120 km/jam dengan listrik murni, dan jarak tempuh hingga 53 km.

Mesin BMW i8 Roadster alami peningkatan. Mesin bensin 3-silinder BMW Twin­Power Turbo mampu hasilkan output maksimum 231 hp den­gan kapasitas mesin 1.5 liter dan torsi puncak 320 Nm.

Kombinasi BMW Twin Pow­er Turbo dan teknologi BMW eDrive, ditambah manajemen energi yang cerdas, mampu hasilkan output maksimal 374 hp. Akselerasi dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam 4,6 detik.

Laiknya mobil sport, pada model ini atap juga dapat terbuka dan suara mesin tidak bising.

Mekanisme unik memungkink­an soft-top terlipat dengan tegak lurus, sehingga menghemat peng­gunaan ruang dan ciptakan sekitar 100 liter ruang penyimpanan tambahan di belakang kursi.

"Kami beri desain individual, sporty, dan desain emosional," tutur dia.

Kecepatan maksimum di­batasi secara elektronik pada 250 km/jam. Konsumsi bahan bakar gabungan, sebagaimana yang dihitung dalam siklus pengu­jian Uni Eropa untuk kendaraan plug-in hybrid, adalah 47.6 km/l, ditambah 14.5 kWh energi listrik per 100 km. Sedangkan, emisi CO2 bensin adalah 46 gram/km. Kendaraan atap terbuka dengan dua kursi ini dilengkapi pintu frameless gullwing dengan desain terbaru. ***

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya