Berita

Trump/Net

Dunia

Trump Ogah Kompromi Soal Tembok Perbatasan

MINGGU, 06 JANUARI 2019 | 23:25 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menolak untuk berkompromi terkait permintaannya atas anggaran pembangunan tembok di perbatasan Meksiko.
Hal itu dipastikan Trump sesaat sebelum meninggalkan Gedung Putih menunju Camp David, di mana dia akan membahas masalah kebijakan dengan para pembantunya.

"Kita harus membangun tembok," katanya.

"Ini tentang keamanan, ini tentang keamanan untuk negara kita. Kita tidak punya pilihan. Ini pertempuran yang sangat penting untuk dimenangkan," tegasnya seperti dimuat BBC (Minggu, 6/1).

"Ini tentang keamanan, ini tentang keamanan untuk negara kita. Kita tidak punya pilihan. Ini pertempuran yang sangat penting untuk dimenangkan," tegasnya seperti dimuat BBC (Minggu, 6/1).

Trump diketahui meminta dana 5,6 miliar dalam anggaran tahun ini untuk membangun tembok perbatasan di Meksiko, sebagaimana janji kampanyenya. Namun Demokrat menolak untuk menyetujui anggaran sehinga menyebabkan kebuntuan dan menyebabkan penutupan parsial pemerintahan Amerika Serikat sejak hampir tiga pekan terakhir.

Baru-baru ini Trump bahkan mengancam bahwa penutupan parsial pemerintahan bisa berlangsung dalam hitungan bulan atau bahkan tahun jika dana yang diminta tidak juga disetujui.

Namun dia menilai bahwa Demokrat sebenarnya menginginkan kesempatan.

"Penutupan itu bisa berakhir besok atau berlangsung lama. Itu benar-benar tergantung pada Demokrat," tambahnya. [mel]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Marak OTT Kepala Daerah, PKB Minta Evaluasi Desain Pilkada

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:25

Program Digitalisasi Pembelajaran Jangkau 288.865 Sekolah

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:20

8 Dekade BNI Tumbuh Bersama Indonesia dalam Semangat Swadharma Bhakti Nagara

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:00

10 Biksu Thailand Tewas Tertabrak Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:47

Kemandirian Energi, Masa Depan Pembangunan Ekonomi Indonesia

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:42

UMiMAX Pertamina Bantu Masyarakat Rentan Kembangkan Usaha

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:30

Lewat X-ray, Bea Cukai Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkotika

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:24

13 Negara Pastikan Tempat di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Aktivis Tibet Tewas Bakar Diri di Dekat Markas PBB New York

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Bupati Langkat Syah Afandin Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:11

Selengkapnya