Berita

Ibu Sarie Purwadi Arianto membesuk Adit/Net

Nusantara

Tentang Adit, Aipda Turono Dan Kisah Pilu Tsunami Selat Sunda

SABTU, 05 JANUARI 2019 | 07:39 WIB | OLEH: MEGA SIMARMATA

. Tak ada rencana Aipda Turono, personel Polres Pesawaran untuk menampung Adit, bocah korban tsunami di Lampung Selatan.

Ketika tsunami datang menerjang, Adit bin Subadi sedang mengikuti pertandingan sepakbola untuk seleksi Tim U-13.

Adit tidak langsung diberitahu bahwa ibu dan tiga orang adiknya sudah wafat karena diseret tsunami.


Adit sempat bermukim di tenda pengungsian di Kalianda, Lampung Selatan, hingga akhirnya ia bertemu dengan Aipda Turono.

Aipda Turono memvideokan percakapannya dengan Adit dengan memention video itu ke akun Menpora Nahrawi Imam tertanggal 25 Desember 2018.

Turono harus kembali bertugas dan tak bisa berlama-lama bercengkrama dengan Adit. Tapi ia berpesan, jika Adit datang ke wilayah Karang (rumah Aipda Turono), Adit boleh main ke rumah polisi ini.

Video percakapan Aipda Turono dan Adit menjadi viral.

Penulis lantas berpikir, apa gunanya video itu diviralkan jika seorang anak kecil seperti Adit dibiarkan hidup dengan penuh kesedihan di tenda pengungsian.

Maka Jumat 28 Desember, saya menghubungi Kapolda Lampung Irjen Polisi Purwadi Arianto yang memang saya kenal baik.

Saya kirimkan kepada Kapolda Lampung, video Aipda Turono berbincang dengan Adit.

Lalu saya bilang, "Pak Pur, tolong anak kecil ini supaya bagaimana caranya dia ditampung dulu di rumah polisi. Kasihan kalau anak sekecil itu sudah jadi yatim piatu dan harus hidup sendirian di tempat pengungsian".

Kapolda Lampung berjanji pada saya akan mencari dimana keberadaan Adit.

Beliau memerintahkan jajarannya mencari dimana Adit berada.

Hitungan jam, Kapolda Lampung Irjen Purwadi Arianto sudah menghubungi saya kembali untuk memberitahu hasil pelacakan jajarannya terhadap Adit.

Semua informasi tentang Adit sangat lengkap diterima Kapolda Lampung dari bawahannya, dari mulai nama dan nomor handphone Kepala Desa tempat keluarga Adit tinggal, hingga nomor handphone Aipda Turono, semua dilaporkan kepada Kapolda Lampung.

Lalu Kapolda Lampung memberitahu saya mengenai hal itu.

Atas perintah Kapolda Lampung, Aipda Turono diperintahkan menjemput Adit ke tempat pengungsian dan menampung anak ini di rumahnya.

Itulah yang terjadi hingga akhirnya Adit kini bisa ditampung di rumah Aipda Turono.

Setelah dipastikan bahwa Adit sudah ditampung di kediaman Aipda Turono, Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi mengutus istrinya untuk datang membesuk Adit ke kediaman Aipda Turono.

Ibu Sarie Purwadi Arianto datang bersama rombongan ibu-ibu Bhayangkari dari jajaran Polda Lampung membawa bingkisan, termasuk menghadiahkan bola baru untuk Adit.

Ayah Adit masih hidup dan kini cuma tinggal mereka berdua yang hidup dari keluarga mereka, Adit dan ayahnya.

Kalau Kapolda Lampung tidak memerintahkan supaya Adit dibantu dan ditampung, mungkin sampai saat ini Adit masih menjalani hidup yang pilu di tenda pengungsian di Kalianda, Lampung Selatan.

Terimakasih secara khusus untuk Kapolda Lampung Irjen Polisi Purwadi Arianto.

The man behind the sence.

Purwadi adalah orang di belakang layar yang menyelamatkan seorang anak kecil seperti Adit, yang kehilangan sebagian besar keluarganya akibat tsunami, dengan memerintahkan agar bawahannya menampung dan mengasuh Adit.

Terimakasih Pak Kapolda Lampung dan Ibu Sarie Purwadi, jajaran Polda Lampung, Polres Pesawaran dan Aipda Turono. [***]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Tanda Tangan Purbaya

Jumat, 25 September 2026 | 00:17

DPRD DKI: Perkuat Fungsi Edukasi dan Kebudayaan di TIM

Jumat, 25 September 2026 | 00:04

Pelunasan BLBI Jadi Tonggak Penyelesaian Krisis 1997-1998

Kamis, 24 September 2026 | 23:37

Tim Hukum: Tak Ada Saksi Sebut Heri Susanto Terima Suap

Kamis, 24 September 2026 | 23:19

Sufmi Dasco akan Kukuhkan Pengurus APKLI Merah Putih

Kamis, 24 September 2026 | 23:00

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Besok

Kamis, 24 September 2026 | 22:59

Warisan Kwik Kian Gie untuk Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 22:48

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 24 September 2026 | 22:26

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

Kamis, 24 September 2026 | 22:23

Menko Yusril Pastikan Media Bebas Meliput di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 22:11

Selengkapnya