Berita

Foto:RMOL

Dunia

Mahasiswa Magang Hsing Wu Tuntut Klarifikasi 5 Media Siber Di Indonesia

JUMAT, 04 JANUARI 2019 | 14:30 WIB | LAPORAN:

Lebih dari 200 mahasiswa Indonesia yang mengikuti kuliah magang di Universitas Hsing Wu telah menandatangani petisi berisi sanggahan terjadinya kerja paksa ataupun diberi makanan mengandung babi.

Dalam petisi itu, mereka juga menyampaikan keberatan atas isi pemberitaan di lima media siber Tanah Air yakni CNN Indonesia, Detik.com, Merdeka.com, Viva.co.id dan Taiwan News.

"Dalam hal ini mengajukan keberatan dan ketidaksetujuan atas nama Seluruh mahasiswa terhadap pemberitaan serta pernyataan yang dimuat di portal berita anda tertanggal 27 Desember 2018 TaiwanNews,  02 Januari 2019 CNN Indonesia, Detik.com, Merdeka.com dan Viva.co.id," demikian surat petisi yang disebarkan saat konferensi pers Taipei Economic and Trade Office (TETO) untuk Indonesia di Jakarta, Jumat (4/1).


Para mahasiswa magang menyatakan, pemberitaan beredar itu telah mengakibatkan kegaduhan, pencemaran nama baik, dan pembunuhan karakter yang menimbulkan kerugian baik materil maupun imateril.

"Tidak ada kerja paksa yang dilakukan sekolah terhadap kami, tidak ada makanan yang mengandung babi disajikan untuk kami," tegas mereka dalam petisinya.

Dalam petisi itu juga mendesak pimpinan redaksi masing-masing media untuk memberikan klarifikasi secara tertulis serta melakukan konfirmasi dan komunikasi dengan pihak universitas.

"Surat keberatan dan petisi ini dibuat atas dasar menanggapi pemberitaan yang telah beredar tanpa ada tekanan dan paksaan dari pihak manapun," tutup surat petisi tersebut.

Total ada 217 mahasiswa dari berbagai jurusan yang turut menandatangani petisi. Dengan rincian 37 mahasiswa jurusan Tourism, 39 mahasiswa jurusan Teknologi, 42 mahasiswa jurusan Informasi Teknologi, dan 36 mahasiswa jurusan Manajemen, 38 mahasiswa jurusan Marketing dan Distribusi, dan 25 mahasiswa jurusan Komunikasi.

Universitas Hsing Wu dalam satu pernyataan, memprotes tuduhan tersebut telah merusak reputasi perusahaan-perusahaan yang ikut dalam skema magang untuk memberikan pengalaman kerja kepada para mahasiswa.

"Para mahasiswa tak pernah dieksploitasi," tegas pihak unversitas. [wid]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya