Berita

Maman Imanulhaq/Net

Bisnis

TKN Tegaskan Komitmen Reforma Agraria Pemerintah Jokowi Demi Keadilan Rakyat

JUMAT, 04 JANUARI 2019 | 10:51 WIB | LAPORAN:

Presiden Jokowi telah melaksanakan reforma agraria melalui penataan aset dengan pemberian tanda bukti kepemilikan atau sertifikasi hak atas tanah dengan cara yang mudah dan murah.

Begitu pula penataan akses berupa sarana prasarana dalam penyediaan insfrastruktur, dukungan pasar, permodalan, teknokogi, pendampingan juga jadi prioritas utama. Termasuk penerbitan Perpres 86/2018 tentang reforma agraria yang menjamin pemerataan struktur penguasaan, pemilikan, penggunaan,  pemanfaatan tanah jadi bukti kuat komitmen Jokowi dalam reforma agraria.

Demikian ditegaskan Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional Jokowi-Amin, Maman Imanulhaq menanggapi Catatan Akhir Tahun Konsorsium Pembaruan Agraria yang digelar kemarin (Kamis, 3/1) di salah satu kafe di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Penjelasan Maman ini sekaligus mengklarifikasi pemberitaan berjudul (TKN Akui Program Sertifikasi Tanah Belum Punya Orientasi Jelas)


Maman juga hadir sebagai pembicara bersama Ketua Bidang Hukum, HAM dan kebijakan publik PP Muhammadiyah, Busyro Muqoddas dan Sekjen KPA Dewi Kartika.

Maman menegaskan bahwa komitmen Jokowi soal reforma agraria harus didukung oleh semua kalangan termasuk akademisi, NGO dan CSO.

"Saya meminta semua pihak untuk mendukung kebijakan pemerintah dan memberikan masukan agar program seperti sertifikasi tanah dan pemberian sertifikat kepada masyarakat lebih masif, sistematis dan berdaya guna bagi kedaulatan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujarnya melalui rilis tertulis.

Maman menyebut setidaknya ada tiga tantangan berat yang dihadapi Jokowi ketika menjalankan kebijakannya.

Tiga hal itu adalah validasi data, reformasi birokrasi, dan koordinasi antarlembaga dan kementriaan.

"Validasi data akan menjadikan program ini tepat sasaran. Reformasi birokrasi sangat dibutuhkan agar capaian program bisa segera dirasakan masyarakat.Dan koordinasi perlu ditingkatkan sehingga sertifikasi ini bisa ditindak lanjuti dengab pemberdayaan ekonomi dan lain-lain," paparnya.

Dukungan dari semua pihak dinilainya sangat dibutuhkan untuk reforma agraria ini.

"Agar semua rakyat bisa memperoleh haknya dalam hal agraria ini," jelas Maman.[wid]


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya