Berita

Sri Mulyani/Net

Bisnis

Sri Mulyani Dipuji IMF, Dinyinyirin Rizal Ramli

Lagi, Digelari Menkeu Terbaik
JUMAT, 04 JANUARI 2019 | 10:06 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Sri Mulyani kembali dinobatkan sebagai Menteri Keuangan Terbaik di dunia. Sebelumnya, Sri Mul mendapatkan dua penghargaan dari dunia internasional. Pada 11 Februari 2018, Sri Mul dinobatkan sebagai Menteri Terbaik Di Dunia versi World Government Summit di Dubai. Dia juga dinobatkan sebagai Menteri Keuangan Terbaik Tahun 2018 versi majalah Global Markets pada Oktober 2018.

Gelar Finance Minister of the Year 2019 Global and Asia Pacific dikeluarkan Majalah Keuangan The Banker yang dimiliki oleh Financial Times. The Banker dikenal sebagai majalah yang juga merupakan sumber utama data dan analisis industri keuangan dan perbankan di dunia.

Penghargaan itu diberikan atas kiprah Sri Mul mempertahankan reputasi keuangan Indonesia di tengah kondisi yang lebih menantang, saat kembali menjabat Menkeu kedua kalinya. Kebijakannya juga dianggap kredibel dan efektif. Kebijakan anggaran Sri mul mampu membuat perekonomian RI tahan banting di tengah berbagai bencana dan tragedi sepanjang tahun 2018. Bencana dan tragedi itu menyebabkan kerugian infrastruktur sekitar Rp 5 triliun.


Namun, meski bergulat dengan tragedi kemanusiaan, negara ini masih mencatatkan pertumbuhan mengesankan. Defisit produk domestik bruto untuk 2018 diperkirakan sekitar 1,86 persen, lebih rendah dibandingkan 2,19 persen yang diperkirakan dalam APBN 2018. "Sri Mul melakukan modernisasi respons negara tersebut terhadap bencana alam melalui pembiayaan risiko bencana dan strategi asuransi baru," tulis The Banker. Strategi tersebut akan mengasuransikan seluruh bangunan publik mulai 2019, melindungi dan membantu percepatan pemulihan pascabencana.

Sri Mul juga membuat serangkaian perubahan pada sistem perpajakan untuk meningkatkan pendapatan negara. Contohnya, penyederhanaan proses pembayaran pajak dan penambahan lokasi tempat pembayaran pajak. Kebijakan lain, tarif pajak penghasilan untuk perusahaan kecil dan menengah dipotong. Sementara pajak e-Commerce dikenakan pada perusahaan yang beroperasi dari luar negeri. Terakhir, pengurangan pajak pada layanan ekspor milik Indonesia dengan menjadikan tarif pajak pertambahan nilai sebesar nol persen untuk menstimulasi sektor tersebut.

Prestasi yang diraih Sri Mul ini menuai reaksi beragam. Termasuk dari netizen. Ada yang memuji dan ada yang mencaci. Mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli rada nyinyir menanggapi pemberian gelar Menkeu Terbaik kepada Sri Mul. Menurut dia, wajar gelar itu diberikan sebab Sri Mul rajin ngutang. "Sudah tentu, karena memang sangat untungkan mereka. Yield surat utang Indonesia termasuk tertinggi di dunia (8,5 persen) dan rajin bayar utang. Kalau perlu kasih kecil anggaran BNPB atau kasih rendah biaya asuransi bencana, dan lain-lain," bebernya, kemarin. Kondisi ini tentu berbeda dengan menkeu-menkeu hebat di negara maju Asia seperti Singapura, Korsel, Jepang dan lainnya yang tidak pernah mendapat hadiah menteri keuangan terbaik. Soalnya, mereka pelit dengan lembaga peminjaman asing.

Pendapat Rizal Ramli diamini sejumlah netizen. "Menkeu=MENTERI KEUTANGAN NEGARA," komentar @Boy8115. "Dipuji-puji setinggi langit biar bu menkeu ngutang terus ke IMF, bank dunia dll," sambar @mus_tanjung. "Tukang panci kreditan juga suka muji-muji pelanggannya," ujar @nyolinyol. Akun @frankasisi juga berpendapat serupa. Dia menyebut Sri Mulyani sebagai sales. "Prestasinya menjadi sales untuk menambah utang Indonesia, nonsense," katanya.

Sementara, netizen yang memuji Sri Mul di antaranya Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde. Lewat akun Twitternya, @Lagarde, dia mencuit Sri Mulyani pantas menerima gelar itu. "Congratulation to my dear friend Sri Mulyani Indrawati of Indonesia for being named Finance Minister of the year by The Banker. Well done. Well deserve @KemenkeuRI," cuitnya, kemarin. "Sudah wajar jika Menkeu kita mendapatkan penghargaan, karena saat ini penerimaan negara tahun 2018 kita lebih besar dari APBN 2019, prestasi luar biasa," cuit @Vikypermana2. "Siapa dulu dong presidennya. Salam jempol," cuit @BudiHer65410648 yang disambut @AgusniSurahman. "Alhamdulillah, pembantu bapak Presiden Jokowi rata-rata bagus, walau ada satu dua yang kurang bagus. Itu pun Menteri titipan. Periode ke 2 jangan mau dititipin lagi yah pak. Kami selalu mendoakan bapak Jokowi sehat selalu sabar dan selalu dilindungi Alloh SWT. Amin." ***

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya