Berita

Jamal Khashoggi/Net

Dunia

Jaksa Saudi Upayakan Hukuman Mati Bagi Pelaku Pembunuhan Jamal Khashoggi

KAMIS, 03 JANUARI 2019 | 20:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang jaksa Saudi telah meminta hukuman mati untuk lima dari 11 tersangka yang ditahan atas pembunuhan wartawan senior Jamal Khashoggi di konsulat negara itu di Istanbul pada 2 Oktober 2018 lalu.

Merujuk pada kantor berita pemerintah SPA (Kamis, 3/1), permintaan itu datang selama sidang pengadilan pertama dalam kasus Khashoggi hari ini. 11 terdakwa muncul di pengadilan dalam sebuah sesi tertutup untuk umum.

Pada akhir Oktober, Saudi mengatakan bahwa mereka telah menahan 18 tersangka sehubungan dengan pembunuhan itu, tetapi nama-nama itu belum dibagikan dengan pihak berwenang Turki.


Sebelumnya, Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, telah meminta agar para terdakwa diekstradisi ke Turki untuk diadili. Namun permintaan itu ditolak oleh Saudi.

Erdogan kerap menuduh putra mahkota Saudi, Mohammed bin Salman, memerintahkan pembunuhan Khashoggi. Tuduhan itu dibantah oleh pemerintah Saudi.

Dikabarkan The Guardian, persidangan akan menjadi penting untuk mengetahui bagaimana nasib para terdakwa serta apakah mereka diperintahkan oleh negara untuk melakukan pembunuhan, atau sebaliknya telah diinstruksikan untuk memulangkan Khashoggi, tetapi pada pertemuan ada perlawanan dari jurnalis dan berujung pada pembunuhannya. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya