Berita

Keluarga Palestina dari mereka yang ditahan di Israel/Al Jazeera

Global

Israel Bersiap Memperburuk Kondisi Tahanan Palestina

KAMIS, 03 JANUARI 2019 | 20:24 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menteri Keamanan Publik Israel Gilad Erdan mengumumkan rencana untuk memperburuk kondisi tahanan Palestina di penjara-penjara Israel.

Langkah-langkah yang direncanakan tersebut akan mulai berlaku pada beberapa minggu mendatang setelah disetujui oleh kabinet Israel. Langkah itu dikritik tajam oleh para pemimpin dan aktivis Palestina yang menyebut mereka sebagai eskalasi pelanggaran HAM oleh Israel.

Al Jazeera pada Kammis (3/1) memuat, rencana itu, juga akan melihat penjara menghapus hak memasak dan membatasi akses tahanan ke televisi serta memblokir dana untuk Otoritas Palestina.


Dia menambahkan, kunjungan keluarga telah dihentikan karena para tahanan yang berafiliasi dengan gerakan Palestina, Hamas.

"Rencana itu juga termasuk mencegah anggota Knesset (parlemen Israel) mengunjungi tahanan Palestina," tambah Erdan.

Bukan hanyua itu, sambungnya, kebijakan memisahkan tahanan Hamas dari mereka yang berafiliasi dengan faksi Palestina Fatah juga akan berakhir. Dia menilai bahwa menahan narapidana di sel berdasarkan afiliasi organisasi mengakibatkan mereka semakin memperkuat identitas organisasi mereka.

Selain itu juga akan ada batas yang jelas pada jumlah air yang dikonsumsi seorang tahanan setiap hari, termasuk pada berapa kali mereka diizinkan mandi. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya